Chat ke Mantan? Wait!

Oleh iPrice   

Setelah sekian lama tidak berinteraksi dan bertukar kabar, mengirim chat ke mantan memang terkesan menggoda. Bahkan, ide tersebut bisa terdengar bergitu mengasyikkan. 

Eits, sebelum menekan tombol kirim, jawab dulu nih pertanyaan-pertanyaan di bawah!

Ini nanti mau dibawa kemana?

Hasil seperti apa yang kamu harapkan dari chat yang kamu kirim ini? Tindak lanjutnya bakal kayak gimana? Pertanyaan ini penting karena akan berpengaruh pada perasaanmu setelah mendapat respon dari si mantan. Dengan pertanyaan satu ini, kamu juga bisa lebih bijak mengatur harapan kamu agar tidak terlalu kecewa ketika respon yang kamu dapat jauh berbeda dari yang kamu inginkan.

Apakah kamu sekadar butuh validasi?

Kamu beneran kangen sama orangnya, atau kangen sama perhatiannya? Kalau kamu hanya perlu validasi dari si mantan ini, lebih baik nggak usah nge-chat. Karena bagaimanapun keadaannya, validasi harus datang dari diri kamu sendiri. Terlebih lagi ada kemungkinan si mantan ini nggak ngasih validasi sesuai yang kamu harapkan.

Kamu lagi mellow, nostalgia, throwback, lucu?

Mungkin gara-gara kamu abis dengerin lagu galau nih, makanya jadi teringat mantan. Atau nggak sengaja lewat depan kafe favorit kalian dulu? Nah, perasaan nostalgia tersebut memang bisa menjadi salah satu pendorong keinginan untuk mengontak sang mantan kembali. Namun, ini sebenarnya hanyalah sebuah fase sesaat. Kasih jeda sehari deh, jangan kirim dulu chat-nya! Kamu harus kuat!

Kalian putusnya kapan, sih?

Kalau kalian baru putus, sebulan, dua bulan? Ya memang wajar kalau masih ada dorongan untuk mempererat hubungan kembali. Eits, jangan terburu-buru ya! Nikmati dulu ruang gerak dan waktu yang kamu miliki selama setelah putus. Break dulu, healing dulu, dan bereskan dulu urusan-urusan pribadi. Jangan sampai malah berpengaruh pada produktivitas harian ya! Nggak usah nge-chat dulu, OK?

Kira-kira kalau mantan kamu nggak balas, perasaanmu gimana?

Nah, ini nih pertanyaan yang frontal banget. Kalau kamu menjawab pertanyaan tersebut dengan “Ya aku bakalan OK-OK aja kok!”, tandanya aman untukmu mengirim pesan apapun ke si dia. Namun, jika kamu merasa akan begitu kecewa jika tidak direspon oleh si mantan ini, ya baiknya nggak usah dikirim itu chat-nya. Chat yang lain gih, orang tua kamu, saudara, sahabat?

Coach Priska Sahanaya Membangkitkan Semangat Belajar Public Speaking di SMP Makarios Bersama PRONAS dan SINOTIF

Mengasah Kemampuan Public Speaking Melalui PresentasiPublic speaking adalah kemampuan komunikasi penting yang memungkinkan pembicara...

DOGS: Meme Coin Baru dari Telegram yang Menjadi Saingan Hamster Kombat

DOGS, sebuah meme coin terbaru yang terinspirasi dari Spotty, maskot anjing milik Pavel Durov ...

Halo Robotics Melawan Hama Tanaman Eukaliptus dengan Drone Pertanian DJI Agras

Halo Robotics, perusahaan teknologi drone terdepan, menghadirkan solusi inovatif untuk mengatasi hama tanaman eukaliptus...

- A word from our sponsor -