Merasa Burn Out? Lakukan Empat Langkah Ini untuk Jaga Kesehatan Otak!

Siapa sih yang tidak pernah mengalami kondisi burn out? Meski umumnya kondisi ini dipicu oleh situasi yang berhubungan dengan pekerjaan, namun nyatanya aspek kehidupan lain juga dapat memicu burn out. Mulai dari urusan rumah tangga, hubungan, hingga self-development bahkan dapat membuatmu jenuh dan burn out.

Untuk menyiasati kondisi ini, memanjakan diri atau self-reward kerap menjadi solusi cepat. Namun, memanjakan otak juga penting untuk dilakukan, lho! Pasalnya, kesehatan otak dan kondisi mental seseorang memiliki hubungan yang saling berkesinambungan, seperti halnya yang ditulis oleh Daniel Amen pada bukunya Change Your Brain: Change Your Life (Revised and Expanded).

Coach Pris, CEO Stress Management Indonesia mengatakan, “Di Stress Management Indonesia, kami memahami bahwa kondisi mental seseorang, termasuk burn out, memiliki kaitan yang erat dengan kesehatan otaknya. Untuk menjawab tantangan kesehatan mental yang ada di masyarakat, kami menghadirkan program-program yang disusun secara strategis dan menyasar tujuan sesuai dengan kebutuhan pasien.”

“Seluruh program kami pun dirancang berdasarkan data dengan metode pelatihan otak agar dapat mencapai kondisi mental yang ideal. Agar pengalaman menjalani program semakin memuaskan, kami bekerja sama dengan ShopeePay melalui kampanye 3.15 Hari Cashback ShopeePay dan menghadirkan voucher cashback hingga 100%.”

Dokumentasi Stress Management Indonesia

Yuk, jaga kesehatan otak dan hindari perasaan burn out melalui langkah-langkah berikut:

1. Cari kebahagiaan di sekitar

Sebelum kamu terlarut dalam perasaan burn out yang sedang melanda, ada baiknya kamu mencari kebahagiaan di sekitar. Tidak perlu memutar otak, kamu bisa mulai dari melakukan hobi yang dulu membawa kebahagiaan untukmu. Atau mungkin keluar rumah sejenak untuk berjalan kaki dan menghirup udara segar.

Lebih lanjut, kamu juga bisa mengikuti program 30 Days Happiness Challenge dari Stress Management Indonesia. Melalui program tersebut, kamu akan dibekali rahasia kebahagiaan dari sudut pandang neuroscience yang bisa diaplikasikan pada keseharianmu.

2. Bangun rutinitas meditasi

Melalui kegiatan meditasi, otak akan dilatih untuk beristirahat sehingga mampu membantumu mengurangi stres dari rasa burn out. Di saat yang bersamaan, kegiatan ini juga dapat membantumu untuk melatih daya fokus serta pengolahan emosimu. Untuk memulai rutinitas ini, kamu bisa mencoba berbagai macam metode hingga menemukan cara yang paling cocok dan mendatangkan manfaat untukmu.

Archipelago Gelar Kompetisi Mini Soccer

Archipelago International, grup manajemen hotel swasta terbesar di Asia Tenggara, mengadakan kompetisi Mini Soccer...

Restoran Scusa Dibuka di Ayana Segara Bali

Restoran baru di Ayana Segara Bali ini menghadirkan perjalanan kuliner ke kawasan Mediterania Bergabung dalam...

Kerja Sama Alodokter dan FWD Insurance Berikan Kenyamanan Bagi Nasabah 

Pada era new normal telah membentuk kebiasaan baru bagi masyarakat Indonesia, khususnya di bidang kesehatan, di...

- A word from our sponsor -