Home Blog

Berapa Biaya Marketing?

0

Berapa persen biaya marketing biasanya yang harus dialokasikan di dalam menjalankan bisnis kuliner?

Sebetulnya untuk menjawab pertanyaan di atas, banyak kondisi yang harus kita lihat terlebih dahulu terkait dengan bisnis yang kita jalankan, misalnya performa sales yang terjadi, kendala-kendala yang muncul di lapangan, misalnya kita kebetulan lagi dapat tambahan modal kerja yang besar untuk melakukan ekspansi dan bahkan mungkin yang terburuk.

Lah, duitnya nggak ada di akhir bulan, biaya marketingnya jadi nol persen.

Tapi OK, coba kita lihat dari beberapa konteks yang mungkin nanti bisa Anda gunakan atau manfaatkan ketika memang menemukan kondisi yang kita bahas di bawah, terkait berapa persen bujet marketing yang bisa kita keluarkan.

Dalam konteks bahasan kali ini, kita akan bahas biaya marketing dalam konteks biaya diambil dari sales yang terjadi setiap bulannya, bukan dari sisi penggunaan bujet marketing dari capex (biasanya ini untuk bisnis yang baru buka).

So, apa aja yang biasanya jadi acuan ketika kita memutuskan berapa persen bujet marketing yang akan kita gunakan?

  1. Finance Perspective

Budget marketing mengacu pada pengukuran finansial yang dibuat oleh perusahaan, mulai dari target sales, profit, sampai pay back period. Persentase marketing, biasanya dalam waktu tertentu “tidak khusus” % dibuat dengan acuan yang sudah berdasarkan history, misalnya 3-7% dari total sales, tergantung sales bulan ini masuk ke % yang mana. Misal omset 100-300 juta bujet marketing 7%, Omset 300 – 500 budget 5%.

  1. Competition Perspective

Budget marketing bisa lebih besar karena kita melihat kompetitor sangat agresif atau muncul kompetitor baru yang membuat sales dan market kita berkurang. Nah, untuk menjaga top line (sales) dan market share, kita memutuskan untuk menambah bujet marketing kita pada bulan berikutnya.

  1. Market Share Perspective

Biaya marketing bisa lebih besar dengan pertimbangan untuk menguasai market share dalam waktu tertentu, dalam konteks ini mungkin sekali biaya marketing dibuat cukup besar pada saat itu karena kita ingin mengakuisisi konsumen dengan cepat dengan menggunakan berbagai strategi. Misalnya paling sering kita lihat ada menggunakan discount, buy 1 get 1, harga coret, dan lain-lain.

  1. Growth Perspective

Biaya marketing bisa menjadi lebih besar ketika perusahaan punya strategi untuk melakukan growth, misalnya ingin menerapkan kemitraan dalam waktu dua bulan ke depan.

Nah target kemitraan ini membuat kita menggelontorkan bujet marketing yang lebih besar untuk membangun brand exposure, Iklan, menjadi top line sales dengan berbagai strategi, sehingga performa perusahaan menjadi sangat menarik dan menarik banyak mitra untuk join.

  1. Customer Perspective

Budget marketing juga bisa lebih besar ketika kita ingin membangun relevansi brand di target market karena kita mendapatkan fakta dan data konsumen melihat brand kita sudah tidak “relevan” lagi, walapuun mungkin saat ini secara sales belum berdampak signifikan. Misalnya penggunaan untuk rebranding, repositioning atau bahkan retargeting market.

Sumber: www.foodizz.id/blog

Semangat Usaha Lokal

0
Photo by Tim Douglas from Pexels

ShopeePay Dukung Perkembangan Bisnis UKM di Seluruh Indonesia

Hadirkan cashback hingga 60% untuk berdayakan UKM dan pacu peningkatan dan pemerataan inklusi keuangan di berbagai kota di tanah air

ShopeePay, penyedia layanan pembayaran digital terunggul di Indonesia, meluncurkan program ShopeePay Semangat Usaha Lokal untuk memperluas jangkauan pembayaran digital ShopeePay serta mendukung perkembangan bisnis UKM di seluruh Indonesia.

Melalui cashback 60% yang dihadirkan selama program, ShopeePay ingin mendorong para pegiat UKM di berbagai kota untuk masuk ke dalam ekosistem pembayaran digital ShopeePay.

Dengan upaya ini, mereka akan mendapat visibilitas lebih besar untuk menjangkau lebih banyak konsumen, baik yang sudah atau belum pernah menggunakan ShopeePay, untuk bertransaksi di gerai UKM yang ada di pusat kuliner (pujasera) di seluruh Indonesia.

Berdasarkan data Kemenkop UKM di tahun 2021, UMKM menyumbang terhadap PDB nasional sebesar 57 persennamun per Desember 2020, baru 16% atau 10,6 juta dari total 64 juta UMKM yang terhubung ke dalam ekosistem digital.

Terbatasnya akses untuk memperluas jangkauan ke konsumen dan ditambah dengan situasi dengan pandemi yang belum juga berakhir, tentunya membawa dampak terhadap penurunan bisnis.

Melalui program Semangat Usaha Lokal, ShopeePay ingin memastikan lebih banyak pegiat usaha kecil seperti pujasera, warung, dan kios dapat memanfaatkan teknologi pembayaran digital untuk menumbuhkan bisnis mereka secara lebih cepat.

Eka Nilam Dari, Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay mengatakan, “Di masa-masa sulit ini, para pelaku bisnis membutuhkan bantuan dan kolaborasi dari berbagai pihak agar bisnis mendapatkan daya untuk bangkit dari dampak pandemi. Semangat Usaha Lokal merupakan salah satu strategi kami dalam menstimulasi ekonomi lokal melalui program cashback 60% yang diharapkan mampu mendorong transaksi digital masyarakat di merchant.”

“Kami percaya ShopeePay dapat mendukung UKM untuk bangkit dan menumbuhkan bisnis mereka menjadi lebih besar lagi.” tambahnya.

Sebagai langkah nyata ShopeePay dalam mendukung upaya pemerintah untuk memperluas pemerataan inklusi keuangan yang tidak hanya berpusat di ibu kota, tapi juga menyeluruh, ShopeePay menghadirkan program Semangat Usaha Lokal yang akan dilaksanakan di beberapa kota sepanjang tahun 2021.

Program ini sejalan dengan semangat pemerintah dalam mempermudah akses dan meningkatkan inklusi keuangan di daerah yang masih pasif untuk rakyat dan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) seperti disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam sambutannya pada rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Desember tahun 2020.

Pexels

Program ini dimulai dari kota Medan, Sumatera Utara, mengingat Medan merupakan salah satu kota terbesar yang ada di Indonesia dan menjadi pusat bisnis di pulau Sumatera serta berkontribusi sebagai salah satu penggerak ekonomi nasional.

Di Medan, ShopeePay menggandeng komunitas lokal dan menghadirkan program ini di empat pusat kuliner (pujasera) yakni Medan Night Market, Pasar Raya Rakyat Marelan, Mega Park Medan, dan Metrolink Street Market.

Untuk dapat menikmati promo cashback yang dihadirkan ShopeePay, masyarakat di kota Medan dapat mengunjungi pujasera yang berpartisipasi, membeli makanan dan minuman, dan membayar dengan mudah dan aman menggunakan ShopeePay.

“Melalui program cashback spesial yang kami bawa di setiap kotanya, ShopeePay ingin membangkitkan kembali geliat perekonomian lokal melalui transaksi digital masyarakat menggunakan ShopeePay. Lebih jauh, kami ingin memberdayakan para merchant dan konsumen di seluruh Indonesia dengan pembayaran digital yang nyaman, aman, dan memuaskan,” tutup Eka Nilam Dari. 

Unduh aplikasi Shopee secara gratis melalui App Store atau Google Play dan segera aktifkan ShopeePay.

Selamat Tinggal Teh, Hidup Kopi

0

Tahta Inggris memberlakukan aturan koloni-koloninya harus membayar pajak yang luar biasa tinggi. Koloni-koloni di Amerika Utara yang marah menenggelamkan empatpuluh ton teh London ke dasar laut. Gerakan itu disebut the Boston Tea Party. Dan revolusi Amerika pun mulai.

Kopi menjadi simbol patriotisme, walaupun sesungguhnya tidak ada yang patriotik tentangnya. Ia ditemukan entah kapan oleh siapa di pedalaman Ethiopia, ketika setelah memakan buah merahnya kambing-kambing menari sepanjang malam, dan lewat berabad perjalanan laut ia sampai di kepulauan Karibia.

Pada 1776, cafe2 di Boston pekat dengan konspirasi melawan Tahta Inggris. Dan beberapa tahun kemudian, Presiden George Washington menyelenggarakan pengadilan di sebuah cafe yang menjual budak dan kopi yang ditanam budak-budak di Karibia.

Seabad kemudian, para penakluk Far West minum kopi dalam cahaya api unggun di pintu tenda mereka, bukan teh.

Eduardo Galeano

“Mirrors”

Penerjemah: Wardah Hafidz

Puncak Kampanye Shopee 3.3 Fashion Sale

0

Jangan lewatkan berbagai promo spesial dan penawaran menarik untuk lengkapi style fashion terkini pada 3 Maret 2021 mulai pukul 00.00 WIB

Guna menjawab kebutuhan fashion para pengguna di tengah pandemi, Shopee Indonesia, menghadirkan kampanye Shopee 3.3 Fashion Sale selama 24 hari berturut-turut dan akan mendekati hari puncaknya pada 3 Maret mendatang.

Untuk melengkapi kemeriahan puncak kampanye ini, Shopee akan menghadirkan promo spesial untuk memenuhi kebutuhan fashion yang trendy, stylish dan berkualitas sesuai dengan keinginan dan style fashion masing-masing pengguna.

Shopee juga menghadirkan inisiatif terbaru dengan meluncurkan home button untuk kategori Fashion yang dinamakan inFashion by Shopee.

Mengusung tagline #StylishSetiapSaat, inFashion hadir dan ditujukan bagi para pengguna untuk mencari sumber inspirasi gaya dan produk fashion terkini, trendy & fashionable. Para pengguna dapat mengakses secara langsung beragam variasi produk fashion idaman hanya dengan satu klik. 

Adi Rahardja, Director Business Growth Shopee Indonesia mengatakan, “Selama pandemi, kami berupaya memahami kebutuhan dan tren perilaku masyarakat guna menyediakan solusi yang tepat bagi para pengguna. Kami merasa senang dapat menghadirkan kampanye Shopee 3.3 Fashion Sale dan melengkapi kemeriahan puncak kampanye ini dengan promo spesial untuk menemani pengguna memenuhi kebutuhan fashion dari rumah.”

“Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya kami untuk terus menggiatkan konsumsi masyarakat Indonesia agar dapat membantu perkembangan bisnis kepada para pelaku UMKM di tengah situasi pandemi.”

“Kami harap serangkaian inovasi, program dan penawaran yang dihadirkan juga dapat memberikan kemudahan bagi pengguna untuk memenuhi kebutuhan fashion secara online dengan nyaman serta membantu para penjual dan mitra brand menjangkau konsumen yang lebih luas lagi.”

Puncak kampanye Shopee 3.3 Fashion Sale akan berlangsung pada 3 Maret 2021 mulai pukul 00.00 WIB. Shopee akan menghadirkan promo spesial yang menguntungkan bagi pengguna dalam memenuhi kebutuhan fashion yang beragam.

Pengguna dapat menikmati kenyamanan berbelanja kebutuhan fashion dari rumah dengan serangkaian promo menarik, antara lain:

  1. Gratis Ongkir RP0: Mulai pukul 00.00 WIB, pengguna dapat menikmati layanan gratis ongkir tanpa minimal belanja untuk ratusan toko di aplikasi Shopee
  2. Cashback s/d 333RB: Pengguna berkesempatan untuk mendapatkan cashback sampai dengan 333RB dengan berbelanja di aplikasi Shopee.
  3. Serba Seribu: Mulai pukul 00.00 WIB,  pengguna berkesempatan menikmati Flash Sale seharga 1RB untuk berbagai produk menarik seperti Samsung Galaxy S20 FE, Guess, Berrybenka, Elle, Shopatvelvet, Tazbiya dan masih banyak lagi. 
  4. Murah Lebay: Pengguna berkesempatan untuk membeli produk pilihan dengan penawaran harga termurah di Shopee dan mendapatkan ekstra potongan harga menggunakan voucher diskon
  5. Beli 3 Diskon s/d 90% + Ekstra Diskon 33%: Dapatkan kesempatan membeli 3 produk pilihan dengan diskon hingga 90%  dan mendapatkan ekstra diskon 33% hanya di aplikasi Shopee. 
  6. Ingatkan Diskon: Pasang fitur Ingatkan Diskon di aplikasi Shopee agar tidak ketinggalan penawaran spesial koleksi produk dengan diskon menarik hanya di aplikasi Shopee.
  7. Voucher Toko: Klaim sekarang dan nikmati berbagai voucher dari toko pilihanmu untuk membeli produk dengan penawaran terbaik hanya di aplikasi Shopee.
  8. Big Brands Rush Hour: Pengguna akan dimanjakan dengan promosi diskon menarik hingga 80% dari berbagai mitra brand seperti Adidas, Shopatvelvet, Erigo dan masih banyak lagi.
  9. Shopee Live: Saksikan pertandingan seleb paling modis, tim Anya Geraldine vs Aurélie Moeremans dan raih kesempatan memenangkan uang tunai di Deals 100JT serta memperoleh cashback hingga 99% dari berbagai mitra penjual dan brand hanya di Shopee Live pada puncak kampanye 3.3 Fashion Sale.
Photo by LEISARA on Unsplash

Selain itu, dalam rangka grand launch inFashion by Shopee, mulai 4 hingga 7 Maret 2021 akan ada berbagai promo menarik yang dihadirkan untuk para pengguna, antara lain Voucher Cashback 50% hingga 100RB dan Penawaran Eksklusif produk unggulan fashion dengan diskon spesial hingga 70% dari berbagai mitra brand terpercaya.

Home button inFashion by Shopee dihadirkan sebagai suatu konsep platform fashion terbaru sebagai sumber inspirasi dalam mencari gaya dan produk fashion sesuai kebutuhan para pengguna.

Fitur ini menghadirkan beberapa bagian menarik guna memudahkan akses pengguna pada kebutuhan fashion, seperti bagian New Arrivals Every Week untuk menemukan rangkaian koleksi produk fashion terbaru di setiap minggunya dan bagian Gaya Terkini untuk menemukan berbagai koleksi tren gaya dan produk paling up to date.

“Shopee berkomitmen untuk dapat memberikan akses yang aman dan mudah serta pengalaman belanja online terbaik bagi pengguna untuk memenuhi kebutuhan selama masa pandemi. Ke depannya, kami akan senantiasa memahami kebutuhan para pengguna dan menghadirkan inovasi serta program tidak kalah menarik lainnya.” tutup Adi.

Untuk info lebih lanjut mengenai 3.3 Fashion Sale, kunjungi shopee.co.id/m/3-3.

Unduh aplikasi Shopee secara gratis di App Store atau Google Play Store, dan aktifkan ShopeePay.

Vaksinasi Tahap 2, Drive-Thru

0
Photo by Cottonbro from Pexels

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Gandeng Grab dan Good Doctor sebagai Mitra Swasta Pertama yang Laksanakan Program Vaksinasi dengan Inovasi Drive-Thru 

  • Grab dan Good Doctor akan mendukung vaksinasi Tahap 2 di sejumlah kota dengan menjalankan pusat vaksinasi yang mengusung inovasi ​Drive-Thru ​pertama di Indonesia dan Asia Tenggara 
  • Pusat vaksinasi pertama dari Grab dan Good Doctor di Bali akan memberikan vaksin kepada 5.000 orang pekerja di sektor pelayanan publik termasuk pariwisata dan transportasi 
  • Mitra pengemudi dan pengantaran Grab juga akan mulai mendapatkan vaksin COVID-19 mengingat interaksi sosial mereka yang tinggi dalam rutinitas hariannya 

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menggandeng Grab, ​super app terkemuka di Asia Tenggara, dan Good Doctor sebagai mitra sektor swasta pertama yang akan melaksanakan program vaksinasi dengan pendekatan yang mengedepankan teknologi. Grab dan Good Doctor akan menjalankan pusat vaksinasi dengan inovasi berupa pilihan jalur ​Drive-Thru pertama di Indonesia dan Asia Tenggara. 

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengundang para pelaku industri untuk menyukseskan Program Vaksinasi Tahap 2 yang menargetkan para pekerja di sektor publik, termasuk mereka yang bekerja di bidang perhotelan, pariwisata, dan transportasi. Dengan pengawasan dari Kementerian Kesehatan, Grab dan Good Doctor akan membantu pelaksanaan program vaksinasi yang dimulai di Bali dan dilanjutkan ke beberapa kota di Indonesia. 

Pusat vaksinasi pertama akan beroperasi di Bali mulai pada tanggal 27 Februari sampai 5 Maret 2021 untuk gelombang 1 dan pada tanggal 13 sampai 19 Maret 2021 untuk gelombang 2, yang merupakan salah satu daerah yang paling terdampak COVID-19 di bidang industri pariwisata.

Grab dan Good Doctor menyediakan lokasi, tata laksana yang efisien dan tenaga kerja non-kesehatan, serta mengelola alur komunikasi dengan calon penerima vaksin termasuk melakukan proses penyaringan awal secara ​online.​ Vaksin akan disediakan oleh Kementerian Kesehatan dan akan disuntikkan oleh dokter dan perawat dari Dinas Kesehatan setempat. 

Pusat vaksin di Bali menargetkan untuk memvaksinasi lebih dari 5.000 pekerja sektor pariwisata, pelaku transportasi umum, mitra pengemudi dan pengantaran layanan transportasi daring (ride-hailing) yang tinggal di Bali. Hal ini bertujuan untuk mencapai kekebalan kelompok (​herd immunity​) dan mempercepat pemulihan industri wisata di Bali. 

Dalam sambutannya pada peluncuran Grab Vaccine Center pertama di Bali, ​Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan sambutan baik atas kerja sama antara Pemerintah dengan pihak swasta.

“Acara hari ini memperlihatkan apa yang dapat Indonesia capai ketika pihak swasta dan pemerintah bersinergi untuk sama-sama mencapai tujuan yang mulia, yaitu menyelamatkan nyawa banyak orang. Membangun pusat vaksinasi merupakan prioritas nasional dan program berskala besar, yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak termasuk sektor swasta seperti Grab dan Good Doctor yang memiliki pengalaman logistik yang mumpuni dan mampu melaksanakannya dalam waktu yang singkat.” 

“Kami juga telah mengundang beberapa perusahaan lain, di mana Grab dan Good Doctor merupakan pihak pertama yang dapat segera melaksanakan program vaksinasi ini dengan pendekatan teknologi. Kami yakin dapat mempercepat pelaksanaan vaksinasi COVID-19 berkat dukungan dan kemitraan dengan sektor swasta. Vaksinasi Tahap 2 ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada lebih dari 16,9 juta petugas layanan publik​ yang bekerja di wilayah-wilayah yang rentan terpapar COVID-19 dan juga warga lansia.” 

“Vaksin COVID-19 merupakan bagian paling penting dalam pemulihan industri pariwisata Indonesia. Ketersediaan vaksin terus menjadi sumber harapan bagi masyarakat agar dapat kembali ke situasi normal dan mendorong kepercayaan bahwa mereka dapat berwisata dengan aman,” jelas Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Unoyang bergabung dalam konferensi pers secara virtual. 

“Kami sangat senang dengan komitmen berkelanjutan serta dukungan dari Grab bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sejak awal masa pandemi. Saya percaya bahwa program vaksin yang dilaksanakan oleh Grab dan Good Doctor dapat menumbuhkan harapan bagi para pelaku industri pariwisata serta terwujudnya pemulihan ekonomi,” tambahnya.

Pexels

“Kita bersatu dalam tujuan bersama, yaitu untuk memastikan Indonesia dapat pulih dari pandemi ini dengan cara memprioritaskan keselamatan dan kesehatan seluruh masyarakat. Harapan kami dengan diluncurkannya program vaksinasi di Bali ini akan mempercepat pemulihan sektor pariwisata agar kembali produktif seperti semula,” ujar ​Gubernur Bali, Wayan Koster. 

“Ketika sektor pariwisata kembali bergeliat, ekonomi Indonesia pun niscaya dapat kembali pulih dan sumber mata pencaharian rakyat pun dapat dipertahankan. Kami juga yakin vaksin COVID-19 secara bertahap dapat membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk kembali berkunjung ke Bali,” tukasnya.

Grab dan Good Doctor akan mendirikan pusat vaksinasi di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali di bawah pengawasan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 

Memanfaatkan layanan GrabHealth yang didukung oleh infrastruktur digital Good Doctor, proses pra-registrasi dan penanganan data vaksinasi akan dilakukan secara efisien dan cepat melalui kerja sama yang erat dengan Pemerintah. 

Penerima vaksin COVID-19 dari sektor pariwisata dan transportasi publik akan mendapatkan undangan melalui pesan singkat yang harus ditunjukkan sebagai syarat untuk masuk ke pusat vaksinasi.

Sementara itu, mitra pengemudi dan pengantaran layanan transportasi online (​ride-hailing​) akan diinformasikan melalui pesan singkat dan juga pesan di aplikasi mitra pengemudi Grab. 

Mereka wajib menunjukkan undangan sebelum dapat divaksinasi. Gelombang pertama penerima vaksin ini ditentukan berdasarkan rekomendasi dari Dinas Pariwisata dan Dinas Perhubungan Provinsi Bali. 

“Grab telah berkolaborasi erat dengan pemerintah Indonesia dari berbagai aspek dalam rangka upaya mitigasi dampak COVID-19 sejak awal penyebaran virus,” jelas ​Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia. 

“Kini, dengan semangat gotong royong kami senang dapat berkontribusi dengan memanfaatkan teknologi dan sumber daya yang kami miliki untuk membantu mempercepat proses vaksinasi di seluruh wilayah Indonesia. Membantu Indonesia agar pulih dari pandemi ini membutuhkan kerja sama dari seluruh sektor dan lapisan masyarakat, dan kami bersyukur diberikan kesempatan untuk ikut berperan serta dalam upaya ini,” tambahnya.

​Neneng Goenadi, Country Managing Director Grab Indonesia, mengatakan, “Grab berterima kasih kepada pemerintah Indonesia yang telah mempertimbangkan permohonan kami dan mengizinkan mitra pengemudi dan pengantaran kami untuk diikutsertakan dalam program vaksinasi Tahap 2. Mitra kami memainkan peran penting dalam melayani kebutuhan sehari-hari masyarakat, dan merupakan segmen yang paling rentan terhadap COVID-19 karena memiliki interaksi sosial dan tingkat mobilitas yang sangat tinggi.”

“Oleh karena itu, sangat penting bagi mereka untuk mendapatkan perlindungan dari virus agar dapat terus menyediakan layanan yang paling dibutuhkan masyarakat selama pandemi. Mitra pengemudi dan pengantaran menunjukkan antusiasme yang luar biasa untuk menerima vaksinasi dan optimisme mereka tentang keamanan dan manfaat vaksin yang memberikan perlindungan dari COVID-19,” jelasnya.

Nada yang sama datang dari Danu Wicaksana, Managing Director Good Doctor Technology Indonesia. “Kami percaya melalui kemitraan publik dan swasta yang kuat, kami dapat mempercepat program vaksinasi untuk memerangi COVID-19. Kami berterima kasih kepada Kementerian Kesehatan yang telah mempercayakan kami untuk melaksanakan program vaksinasi Tahap 2.”

“Di Good Doctor, kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah dan pemangku kepentingan untuk membantu mengakhiri pandemi global COVID-19. Setiap masyarakat rentan yang divaksin adalah sebuah harapan untuk menuju saat ketika ​herd immunity akan membebaskan kita dari COVID-19,” jelasnya. ​

Pusat vaksinasi akan memiliki jalur pra-registrasi dan layanan ​Drive-Thru ​untuk memudahkan akses. Sejumlah 31 dokter dan perawat akan ditempatkan di area pra-registrasi dan 16 dokter dan perawat akan ditempatkan di area layanan ​Drive-Thru. 

Grab Vaccine Center di Bali diperkirakan mampu memberikan 840 suntikan dalam sehari, dengan total 5.000 vaksinasi dalam seminggu. 

Tujuan didirikannya pusat vaksinasi pertama ini adalah untuk memvaksinasi 2.500 pekerja di sektor pelayanan transportasi, termasuk pengemudi angkutan umum, mitra pengemudi dan mitra pengantaran Grab dan 2.500 pekerja publik di sektor pariwisata di Pulau Dewata.

Hanya mereka yang memperoleh undangan yang dapat divaksin berdasarkan skala prioritas dari Kementerian Kesehatan dan tidak akan ada registrasi di tempat. 

Bagi mereka yang telah mengajukan diri untuk menerima vaksin namun belum menerima undangan dan terdaftar dalam gelombang pertama, akan diinformasikan lebih lanjut mengenai penjadwalan vaksinasinya. 

Untuk memudahkan mobilitas penerima vaksin menuju dan dari pusat vaksinasi di Bali, Grab menyediakan kode promo spesial untuk layanan GrabCar dan GrabBike.

Grab juga bekerja sama dengan pemerintah untuk memanfaatkan platformnya ​sebagai sarana komunikasi untuk menyebarluaskan konten edukasi ke jutaan pengguna aplikasi Grab guna memerangi misinformasi seputar COVID-19 dan memberikan edukasi pentingnya vaksinasi untuk mencapai kekebalan kelompok (​herd immunity) g​una membatasi penyebaran virus. 

Kampanye edukasi publik akan dijalankan melalui fitur dalam aplikasi yang didukung oleh para dokter profesional dari Good Doctor, sekaligus memungkinkan masyarakat Indonesia untuk mendaftar proses vaksinasi. 

Grab dan Good Doctor berencana untuk mendirikan pusat vaksinasi di Bandung dan Tangerang Selatan pada bulan Maret 2021, yang menargetkan total 15.000 pekerja sektor pelayanan publik dan lansia.

Berdasarkan hasil dari pusat vaksinasi pertama, Grab dan Kementerian Kesehatan akan mempertimbangkan untuk memperluas kemitraan di kota-kota lain di Indonesia. 

Tentang Grab 

Grab merupakan aplikasi super terkemuka di Asia Tenggara, menyediakan layanan harian yang berarti bagi pelanggan.

Saat ini, Grab telah diunduh di lebih dari 214 juta perangkat mobile, memberikan akses pada jutaan mitra pengemudi, mitra merchant dan agen. Grab menawarkan beragam layanan on-demand di Asia Tenggara, termasuk solusi mobilitas, pengantaran makanan, paket serta barang belanjaan, mobile payment, dan layanan finansial di 397 kota di delapan negara. 

(​www.grab.com​) 

Pexels

Tentang Good Doctor 

Good Doctor adalah penyedia layanan kesehatan terpadu berbasis teknologi yang memiliki visi ‘Satu Dokter untuk Setiap Keluarga di Indonesia’. Good Doctor pertama kali meluncurkan layanan telemedis terpadu melalui kerjasama dengan Grab, yaitu GrabHealth powered by Good Doctor. 

Dengan misi memberikan akses akan layanan kesehatan berkualitas untuk para pengguna di Indonesia, didukung oleh ribuan dokter siaga di 80 kota dan 2.000 apotek resmi terpercaya, Good Doctor siap untuk menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat.

Menurut survei penggunaan telemedis versi Nielsen 2020, Good Doctor merupakan platform telemedis kedua yang paling sering digunakan. Good Doctor adalah mitra resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam usaha percepatan penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia semenjak Maret 2020 lalu. 

Kunjungi ​www.gooddoctor.co.id​. 

Hotel Resinda – Ikon Baru Kota Karawang

0
Photo by Sincerely Media on Unsplash

Apa yang terbayang di benak Anda ketika mendengar Karawang? Salah satu kota di Jawa Barat ini mungkin tidak sepopuler Bogor atau Bekasi, misalnya, yang berada di provinsi yang sama.

Tapi yang jelas, kota seluas sekitar 1.737,30 km ini dikenal sebagai ‘lumbung pagi’. Faktanya, kabupaten yang mayoritasnya suku Sunda ini memang dipenuhi dengan lahan hijau padi. Dalam perkembangannya Karawang kini dikenal sebagai kota industri.

Sejumlah pabrik hadir di sini, dan yang menarik hotel-hotel, baik melati bahkan berbintang, juga mulai bermunculan. Salah satunya adalah Resinda, milik Grup Padma.

Hotel bintang empat – yang mempunyai fasilitas bintang lima, ini bahkan terlihat yang paling menonjol, dengan gedung tinggi yang menjulang. Hotel Resinda terletak hanya beberapa kilometer dari gerbang tol Karawang Barat, dan boleh jadi menjadi ikon baru kota Karawang, apalagi ditambah fasilitas mal, yang tak kalah mewahnya, yang diresmikan 25 Maret 2017.

Hotel yang dibuka pada 31 Agustus 2015 ini berada di bangunan mewah, mempunyai 256 kamar dan suites, dilengkapi tiga restoran (The Oryza, Tenkai, dan Hai Wang) yang menyajikan hidangan khas Indonesia (ada menu khas Kawarang, tentu saja) dan international.

Selain fasilitas fitness centre dan kolam renang, Resinda juga dilengkapi dengan The Resinda Grand Ballroom,  yang dibangun di atas lahan seluas 1.500 m2 dengan tinggi langit-langit mencapai 11.5 meter yang merupakan ballroom hotel tertinggi dan terbesar di Karawang dan sekitarnya.

Dengan konsep bisnis, meski diciptakan dengan nuansa resor, keberadaan Hotel Resinda adalah sebuah jawaban atas kenyamanan, singgah, dan berlibur di Karawang.

Kehadiran hotel ini juga memberikan warna baru yang tentunya positif bagi dunia pariwisata dan bisnis di Karawang. (Burhan Abe)

Indonesian Coffee Corner

0
Photo by Nathan Dumlao on Unsplash

Menampilkan 6 Macam Kopi Nusantara

Best Western Premier The Hive Jakarta Cawang memenuhi kebutuhan para pencinta kopi Indonesia dengan membuka Indonesian Coffee Corner, berlokasi di lobi lantai 5, menyajikan enam macam kopi asal Indonesia dengan metode V60.

Yaitu, metode pour over di mana kopi lebih aromatik, bersih, menonjolkan karakter karakter tertentu yang belum tentu bisa di dapatkan dengan cara penyeduhan lain. Enam macam kopi tersebut adalah:

Kopi Aceh Gayo

Kopi ini berasal dari pegunungan tinggi Gayo yang diolah hingga menghasilkan aroma rempah yang menyatu dengan rasa herbal dan coklat namun tidak menghilangkan rasa kopi itu sendiri. Tekstur pada kopi ini kental dan padat serta memiliki tingkat keasaman yang rendah.

Kopi Bali Kintamani

Kopi yang dihasilkan dari dataran tinggi di Kintamani, Bali ini memiliki aroma dan rasa jeruk yang kental. Tekstur kekentalannya ringan dengan tingkat keasaman yang tinggi.

Kopi Flores Bajawa

Kopi ini menghasilkan cita rasa coklat bercampur dengan aroma citrus (asam jeruk) dan memiliki tekstur kekentalan yang sedang  dengan tingkat keasaman yang tinggi.

Kopi Java Raung

Kopi ini menggunakan varietas Blue Mountain, Jamaika, yang ditanam kembali di pegunungan Ijen, Pedati Bondowoso, Jawa Timur. Kopi ini memiliki aroma kacang dan rasa coklat dengan tekstur kekentalan sedang dan tingkat keasaman yang rendah.

Kopi Toraja Sapan 

Berasal dari daerah Sapan, jenis biji kopi ini ditanam di sebuah daerah pegunungan yang cukup tinggi di Sulawesi Selatan. Kopi ini menghasilkan tekstur yang sedang dengan tingkat keasaman yang tinggi. Kopi ini memberikan aroma karamelisasi coklat yang dipadu dengan rasa asam buah apel.

Kopi Papua Wamena

Jenis ini memiliki aroma buah, tekstur kekentalan yang sedang dan tingkat keasaman yang tinggi, namun rasa yang dihasilkan tetap seimbang dan merata.

Barista dari Best Western Premier The Hive menyajikan berbagai jenis kopi ini dengan metode V60 langsung di hadapan Anda. (Abe)

Aha, Haute Couture!

0
Photo by Tyler Nix on Unsplash

Amerika Serikat dan Jepang sudah puluhan tahun masuk dalam datar Top 3 kekuatan ekonomi dunia. Bisnis busana di kedua negara tersebut juga tergolong paling moncer di dunia.

Bagi yang kasmaran pada dunia busana, tentu paham betul betapa dahsyatnya pengaruh jaringan peritel dari Jepang dan Amerika – Uniqlo dan Kohl’s – terhadap gaya busana masyarakat.

Para perancang busana dari kedua adidaya ekonomi itu juga kerap jadi perbincangan media busana di seluruh dunia. Dari Jepang, nama-nama seperti Issei Miyake, Kenzo Takada, Hanae Mori sudah lama akrab dengan berbagai media tersebut. Demikian pula dengan Donna Karan, Ralph Lauren, Jason Wu, Oscar de la Renta dari AS.

Ketika melawat ke beberapa kota di Eropa pada musim dingin ini, dan Jepang pada musim semi tahun lalu, saya melihat hal yang sama dengan kota-kota besar dunia lainnya.

Di kawasan belanja supermahal seperti Goethe street di Frankfurt, yang kerap dijuliki ‘fifth avenue of Germany’, nama-nama besar Eopa tampak jauh lebih dominan ketimbang  para pesaingnya dari Amerika dan Jepang. Kawasan Ginza di Tokyo pun sama saja meski orang Jepang sangat nasionalis.

Dominasi Ferragamo, Prada, Versace, Tifany, Gucci, Jill Sander, Hermes tampak mencolok di kedua kawasan super wah itu. Kaum fanatik busana berkocek tebal dari berbagai penjuru dunia kerap tampak keluar-masuk di toko-toko tersebut.

Mobil-mobil wah mereka seperti Lamborghini, Ferari, Bentley, Porsche, Aston Martin, dan Rolls Royce pun menjadi pemandangan biasa di tempat parkir.

Namun semua itu tidak dicapai dengan mudah. Kisah sukses Eropa dalam  industri busana papan atas tak lepas dari sejarah panjang, dan gairah besar terhadap keindahan serta kreativitas di bidang fesyen.

Salah satu buktinya adalah penetapan hukum di Perancis pada 1945 tentang rumah mode. Hukum yang berlaku sampai sekarang dan sangat dihormati di seluruh dunia itu menetapkan, hanya komisi chambre syndicale de la haute couture berhak menentukan rumah mode mana yang boleh memakai label haute couture.

Sampai kini lisensi dari komisi yang didirikan pada 1868 itu ibarat kunci pintu surgawi. Maklum, label haute couture bagi pemiliknya ibarat jalan tol menuju kemasyhuran dan kekayaan berlimpah. Mereka akan senantiasa dikelilingi oleh para selebriti top dunia dari segala bidang, dan disambut dengan ‘karpet merah’ ketika berkunjung ke mana saja.

Nama mereka juga akan diabadikan oleh media masa ternama dunia, seolah membenarkan apa yang pernah dikatakan oleh filsuf Yunani kuno Hippocrates, yang hidup beberapa abad sebelum masehi: “Hidup itu pendek, sedangkan seni berumur panjang.”

Nah, yang membuat para pecinta haute couture rela mengeluarkan uang demikian banyak adalah.lantaran produknya tak cuma indah, tapi juga eksklusif dan elitis.

Semua ini bias membuat pemakainya tampil lebih percaya diri, tanpa khawatir dicela sebagai manusia outdated yang gampang terlupakan. Jadi jangan heran bila di panggung-pangung selebriti dunia, termasuk di kancah bisnis dan politik, bertebaran busana haute couture.

Semua itu sejalan dengan pikiran Coco Chanel, perancang busana yang merajai di Paris selama 6 dekade sampai 1971. “Agar tak tergantikan, seseorang harus selalu tampil beda,” tuturnya.

Chanel juga melihat “seorang perempuan seharusnya terdiri dari dua hal: berkelas dan menakjubkan.” Tentu tak berlebihan bila apa yang dikatakan Chanel sesungguhnya juga berlaku bagi kaum pria.

Agar bisa tampil seperti apa yang dikatakan Chanel, banyak orang yang tak peduli pada asli atau palsu. Sebuah kenyataan yang ternyata didukung oleh sebagian perancang busana. Mereka tak marah bahwa perputaran bisnis busana bajakan bisa mencapai multi-miliar dolar per tahun.

Saking besarnya perputaran uang, tak sedikit pekerja yang diperbudak habis-habisan oleh para pembajak dunia busana.

Indonesia adalah satu negara dimana produksi dan pasar barang palsunya sudah lama menjadi sorotan dunia. Berbagi operasi pun telah dilancarkan oleh aparat penegak hukum, dan banyak pembajak ditangkap. Hanya saja berbagai aksi tersebut tak pernah mengubah citra Indonesia sebagai surga barang palsu.

Giorgio Armani adalah salah salah satu perancang top dunia yang tak peduli pada pembajakan karyanya. “Sesungguhnya saya sangat gembira masyarakat bisa beli Armani – meski yang dibeli adalah barang palsu. Saya menyukai kenyataan bahwa saya terkenal di seluruh dunia,” katanya.

Bagi banyak orang, palsu atau asli memang tidak penting. Yang penting ada merek  seperti Armani atau Versace. Demikian gilanya pada merek, mereka sampai tak peduli pada soal matching.

Mereka berprinsip, norak atau tidak itu urusan lain. Yang penting trendi dan bermerek-meski palsu. Dalam hal ini agaknya mereka belum pernah mendengar atau tak peduli pada apa yang dikatakan Gianni Versace.

“Jangan terperangkap dalam tren. Jangan biarkan biarkan fesyen menguasai dirimu, biarkanlah dirimu menentukan macam apa dirimu itu, apa yang mau kamu ekspresikan melalui cara berbuasana dan cara kamu menjalani hidup.”

Pikiran Versace pada dasarnya sama dengan judul lagu The Rolling Stone, The Singer Not the Song. Ide yang sama juga pernah diungkapkan perancang busana legendaries dari Prancis, Yves Saint Laurent, “selama bertahun-tahun saya mempelajari bahwa apa yang penting dalam sebuah busana adalah wanita yang memakainya.”

Tapi bila sungguh-sunguh ingin dikatakan cantik, cara berdandan hanya sebagian saja dari yang diperlukan kaum wanita. Dalam konteks ini sebakinya standar yang dipakai oleh ajang Miss Universe disimak baik-baik.

Para juri di ajang bergengsi ini akan menentukan pemenangnya berdasarkan empat kriteria: brain, beauty, behavior, dan brave. Nah! (Gigin Praginanto)

Sumber: MALE 67

Digital Regulatory Outlook 2021

0

Asa Industri Digital pada Keselarasan Kebijakan Pemerintah

Ekonomi digital sudah sejak lama diprediksi akan mengalami pertumbuhan yang signifikan hingga lebih dari satu dekade ke depan. Bahkan, belakangan pertumbuhan ekonomi digital benar-benar telah menjadi harapan untuk perbaikan kondisi Indonesia pasca-pandemi.

Besarnya optimisme banyak pihak pada pertumbuhan ekonomi digital masih harus berhadapan dengan tantangan dari sisi kebijakan yang mengiringinya. Seiring tren kehidupan sehari-hari yang sudah didominasi teknologi seperti belajar, bekerja, belanja, menjalankan usaha, dan lain sebagainya.

Menyikapi hal tersebut, Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) menggelar diskusi bertajuk Digital Regulatory Outlook 2021 untuk menghimpun informasi dan perkembangan terbaru terkait regulasi di bidang ekonomi digital. Dalam acara ini, idEA mengajak semua stakeholder untuk menelaah peluang dan tantangan di bidang regulasi di bidang digital sepanjang 2021.

Acara yang digelar di Jakarta, 24 Februari 2021 ini menghasilkan beberapa rekomendasi.

Pertama, adalah terkait dengan perizinan. Dalam Peraturan Menteri Perdagangan No. 50 Tahun 2020, pelaku kreatif dan UMKM wajib memiliki izin untuk berjualan online di platform digital seperti marketplace, online retail, dan semacamnya.

“Dalam kondisi pandemi saat ini, kami merekomendasikan adanya peninjauan kembali aturan tersebut,“ ujar Ketua Umum idEA, Bima Laga usai diskusi.

“Karena UMKM membutuhkan kemudahan dalam berusaha terutama secara digital. Kami memandang perlu adanya penyesuaian PP 80/2019 maupun aturan turunannya. Pun dengan Omnibus Law yang seharusnya bisa dievaluasi kembali.”

Rekomendasi kedua adalah terkait dengan pengawasan konten di Permenkominfo 5/2020.

Photo by Ketut Subiyanto from Pexels

Menurut idEA, sangat sulit bagi penyelenggara sistem elektronik (PSE) jika cuma diberi waktu satu hari untuk menyikapi pelaporan konten. Hal ini terkait dengan ketersediaan sumber daya yang ada.

Terkait dengan pemberian akses data dalam rangka penegakan hukum, perlu dibuat rambu-rambu agar hak akses terhadap data ini bisa menjaga akuntabilitas sehingga memberikan kepastian hukum bagi pelaku usaha.

Rambu-rambu ini bisa dilakukan dengan adanya approval dari lembaga independen yang diamanatkan RUU Perlindungan Data Pribadi bagi Kementerian atau Lembaga Negara yang berkeinginan melakukan akses terhadap data di platform digital.

Rekomendasi juga menyoroti pelaporan data oleh pelaku digital yang akan diatur dengan Rancangan Peraturan Badan Pusat Statistik (BPS). Menurut IdEA, tata cara pelaporan diharapkan juga mengakomodasi keberagaman skala bisnis dari setiap pelaku e-commerce.

“Setiap pelaku digital memiliki kapasitas infrastruktur IT yang berbeda-beda dengan menyediakan beberapa pilihan mekanisme pelaporan data. Pelaporan data juga hendaknya merujuk pada perlindungan data pribadi dan untuk tujuan yang terbatas.”

Rekomendasi terakhir terkait dengan peraturan perpajakan. Dua aturan di antaranya adalah UU Cipta Kerja bidang perpajakan dan UU Bea Meterai. Tantangan penerapan yang menjadi perhatian platform digital awal 2021 adalah peraturan turunan dari UU Bea Meterai.

idEA menyampaikan perlu ada penyesuaian ketentuan dalam UU Bea Meterai terutama ruang lingkup objek meterai. Pemberlakuan materai dalam surat perjanjian sebagai salah satu dokumen perdata tidak seharusnya mengikutsertakan terms and conditions (T&C) di platform digital.

Penerapan aturan ini juga masih memerlukan masa peralihan hingga 1 tahun. Sementara, UU Cipta Kerja bidang perpajakan juga mengamanatkan pemberlakuan NIK (Nomor Induk Kependudukan) dalam faktur pembelian.

Hal ini bisa berpengaruh menurunkan transaksi di platform digital, di mana transaksi memerlukan KYC baru dengan NIK pembeli.

“Kami, idEA berharap bisa terlibat dalam proses penyusunan agar aturan bisa tepat sasaran,” kata Bima menegaskan.

Seperti diketahui, nilai ekonomi digital Indonesia pada 2025 diperkirakan mencapai USD 124 miliar. Sektor e-commerce menjadi salah sektor penopang terbesar pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia dengan perkiraan nilai USD 83 miliar pada 2025 (Bain, 2020).

Pemanfaatan e-commerce di era pandemi juga semakin meningkat karena kondisi pembatasan sosial. Untuk itu, butuh dukungan kebijakan yang bisa berjalan searah dengan perkembangan yang dibutuhkan industri digital untuk bisa mencatatkan pertumbuhan sesuai harapan banyak pihak.

Tentang Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA)

Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) didirikan Mei 2012 merupakan wadah yang menaungi para pelaku industri e-commerce baik sebagai platform maupun ekosistem penunjang seperti pembayaran, pengiriman, digital marketing, media sosial, perbankan, dan infrastruktur.

Dengan anggota yang saat ini berjumlah 339 anggota, idEA merupakan mitra proaktif dan kredibel bagi para pemangku kepentingan (stakeholder) khususnya pemerintah dalam membangun industri ekonomi berbasis digital di Indonesia.

idEA berperan aktif melalui program serta kegiatan edukasi, riset dan analisa kebijakan publik, melakukan hubungan dengan instansi dalam maupun luar negeri guna mendorong percepatan pertumbuhan sektor perdagangan berbasis elektronik.

Informasi lebih lanjut mengenai idEA dapat dilihat di www.idea.or.id

Warisan Kebugaran Indonesia di Arkipela Spa

0
Photo by Cottonbro from Pexels

Spa yang memanfaatkan teknik tradisional dan bahan rempah untuk mengenalkan aneka perawatan yang berasal dari seluruh penjuru nusantara…

Mövenpick Resort & Spa Jimbaran Bali baru-baru ini memperkenalkan Arkipela Spa, spa yang menampilkan kekayaan warisan kebugaran leluhur Indonesia.

Arkipela Spa memadukan resep-resep kuno dan adat-adat yang diwariskan dari satu generasi ke generasi lainnya untuk menciptakan pengalaman yang menjadikan para tamu merasa segar, bersemangat dan berenergi kembali.

Arkipela Spa mencerminkan semangat nusantara dengan memadukan tradisi kebugaran di Indonesia dengan bahan-bahan rempah tradisional.

Arkipela Spa yang diuncurkan 2 Oktober 2017 ini, sekarang dapat dinikmati baik oleh para tamu hotel dan pelanggan lainnya dengan akses mudah dari Samasta Lifestyle Village, pusat perbelanjaan bergaya Bali yang terletak bersebelahan dengan resor dan Mövenpick Café.

Hadi Prana, studio desain Indonesia, mendesain sembilan ruang perawatan, sebuah sauna dan pilihan ruang pijat shiatsu. Ruang kecantikan dan salon pun akan ditambahkan di kemudian hari.

“Kami sangat senang dapat memperkenalkan Arkipela Spa dan memberikan kesempatan lain bagi para tamu kami untuk bersantai dan menyerap tradisi Bali dan budaya Indonesia yang kaya dan indah,“ ungkap Horst Walther-Jones, General Manager dari Mövenpick Resort & Spa Jimbaran Bali.

“Dengan lokasi kami yang sangat strategis berdekatan dengan Teluk Jimbaran, dan berdesain kontemporer Bali dengan suasana nyaman, Mövenpick Resort & Spa Jimbaran Bali bertujuan untuk menghubungkan para tamu dengan jiwa dan raga pulau dewata Bali.”

“Perawatan-perawatan spa alami telah dipraktikkan di Indonesia selama berabad-abad, dan Arkipela Spa yang baru diluncurkan memberikan kesempatan bagi para tamu untuk mencoba secara langsung tradisi kuno dalam suasana mewah dan nyaman.”

Perawatan-perawatan khas di Arkipela Spa mengambil inspirasi dan kearifan dari seluruh penjuru Indonesia.

Dari Lombok, “Sasak Massage” menggunakan gerakan pukulan halus, perenggangan, pijatan dan aromaterapi untuk melepaskan ketegangan, sementara “Oukup Martup” merupakan terapi penguapan herbal kuno dari Sumatra; “Pijat Urat” adalah perawatan Bali klasik yang menghidupkan kembali energi spiritual; dan “Ginger Kerokan Treatment” dari Jawa menggunakan jahe dan teknik pemijatan untuk melancarkan sirkulasi darah dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Arkipela Spa pun telah menciptakan serangkaian perjalanan kebugaran. Perawatan “Buatanku Apothecary Experience” dengan durasi 90-120 menit menggunakan campuran elemen musiman dan terapi tradisional untuk menyeimbangkan kembali tubuh dan jiwa. Pengalaman khas ini dapat disesuaikan menurut kebutuhan khusus dari masing-masing tamu.

Selain itu “Arkipela Signature Experience” yang berdurasi 180 menit merupakan perawatan intuitif yang menggabungkan pijatan khas yang menenangkan, perawatan tubuh dan pijatan wajah alami untuk mengembalikan keseimbangan tubuh dan memberikan perasaan ringan dan berenergi bagi para tamu.

Para tamu yang menginginkan pembersihan dan peremajaan jasmani dapat memilih serangkaian scrub dan pembalutan tubuh yang memanfaatkan pemahaman spiritual pulau-pulau di Indonesia. Rangkaian ini termasuk “Kaluku Body Glow” dari Sulawesi, “Java Slimming Treatment”, dan “Black Borneo Lulur” dari Kalimantan.

Terakhir adalah pilihan perawatan wajah menggunakan bahan-bahan dan teknik-teknik alami, organik, dan lokal agar kulit wajah para tamu terlihat lebih halus dan cerah.

Arkipela Spa melengkapi fasilitas lengkap yang telah disediakan oleh Mövenpick Resort & Spa Jimbaran Bali yang dimiliki oleh PT Summarecon Agung Tbk, termasuk pusat kebugaran, kelas yoga, kolam renang bergaya laguna yang melingkari resor dan menampilkan pantainya sendiri.

Tentang Mövenpick Resort & Spa Jimbaran Bali

Dirancang sebagai resor gaya hidup untuk keluarga, Mövenpick Resort & Spa Jimbaran Bali terdiri atas 297 kamar dan suites yang didesain elegan bagi para tamu untuk menikmati suasana santai Bali, aneka pilihan kuliner dan berbagai penawaran pemulihan kebugaran tubuh, terletak hanya 100 meter dari Pantai Jimbaran.

Selain terdapat lima tempat bersantap yang menyajikan hidangan yang berbeda, resor tersebut pun memiliki kolam renang yang begitu eksotis dengan ayunan gantung, Meera Kids Club yang bertemakan bajak laut, Arkipela Spa yang menyegarkan, serta terhubung langsung dengan Samasta Lifestyle Village sehingga memudahkan tamu untuk berbelanja, minum-minum dan bersantap. 

Mövenpick Resort and Spa Jimbaran Bali dan Samasta Lifestyle Village dimiliki oleh pengembang terkenal asal Indonesia, PT Summarecon Agung Tbk. Untuk info lebih lanjut, silakan kunjungi movenpick.com/jimbaran-bali