Lelaki-lelaki Itu Sesungguhnya Perempuan

Pada tahun 1847, tiga novel menarik perhatian pembaca Inggris.

Wuthering Height oleh Ellis Bell menceritakan kisah tentang gairah nafsu dan balas dendam yang menghancurkan. Agnes Gray oleh Acton Bells menelanjangi kemunafikan institusi keluarga. Jane Ayre oleh Currer Bell mengagungkan keberanian perempuan untuk mandiri.

Tak seorang pun tahu bahwa pengarang-pengarang tersebut perempuan. Para lelaki Bell bersaudara itu sesungguhnya adalah para perempuan Brontë bersaudara.

Para gadis lembut, semuanya perawan, Emily, Anne, Charlotte, mengisi kesepian mereka di desa kecil terpencil di padang rumput Yorkshire dengan menulis puisi dan novel.

Sebagai penyusup ke dalam literatur yang dunia lelaki, mereka mengenakan topeng laki-laki agar kritikus memaafkan kelancangan mereka. Tetapi tetap saja para kritikus menghajar karya mereka sebagai “kasar,” “mentah,” “buruk,” “liar,” “brutal,” “jangak.”…

Eduardo Galeano

“Mirrors”

Penerjemah: Wardah Hafidz

FBoy Island Mulai Tayang 1 Agustus Eksklusif di HBO GO

Serial reality show kencan ini berkisah tentang tiga perempuan (Sarah Emig, CJ Franco dan Nakia Renee)...

JW Naungan Coliving Raih Penghargaan Customer Review

Coliving pertama di Solo yaitu JW Naungan Coliving mendapat penghargaan bergengsi dari portal agoda.com....

LINE: Gundam Wars Rayakan Ulang Tahun ke-5, Gelar Ragam Events Seru

​Tersedia Mobilization yang bisa dimainkan hingga 231 kali secara berturut-turut dan berbagai misi yang...

- A word from our sponsor -