Pledge of Change

0
10
Photo by Andrea Piacquadio from Pexels
  • TMRW meningkatkan kesadaran akan pengelolaan keuangan pribadi yang lebih cerdas melalui kampanye media sosial yang bertajuk “Pledge of Change” 
  • TMRW memberikan Rp5.000 untuk setiap video Tik Tok dari hampir 8.000 video Tik Tok yang diterima, Bank mendonasikan lebih dari Rp100 juta kepada masyarakat yang terdampak pandemi.

Hampir 8.000 anak muda Indonesia turut serta dalam kampanye ‘Pledge to Change’ yang diselenggarakan TMRW by UOB untuk membantu mereka membuat keputusan finansial yang lebih cerdas dalam hal berbelanja dan menabung.

TMRW, bank digital pertama ASEAN yang melayani generasi konsumen yang cakap digital, mengundang anak muda Indonesia untuk mengungkapkan niat mereka memperbaiki manajemen keuangan dengan membuat ikrar dalam bentuk video TikTok. 

Tik Tok adalah platform media sosial paling popular di Indonesia. Menurut data dari perusahaan analisis aplikasi Sensor Tower, TikTok memiliki lebih dari 360 juta unduhan di Asia Tenggara dan hampir setengahnya dari Indonesia. Adapun pertumbuhannya tercatat sebesar 151 persen tahun ke tahun untuk tahun 2020.

TMRW juga merilis filter video khusus untuk menambah kreativitas pada video-video tersebut. Untuk setiap video yang diunggah di TikTok, TMRW berkomitmen menyalurkan donasi sebesar Rp5.000 yang akan disalurkan melalui Yayasan Bulir Padi, yakni sebuah lembaga swadaya masyarakat yang mengkhususkan diri dalam membantu anak-anak marginal dari keluarga yang kurang mampu. 

Asal mula kampanye ‘Pledge to Change’ berasal dari UOB ASEAN Consumer Sentiment Study yang menemukan bahwa 65 persen dari Gen-Y Indonesia telah melaporkan peningkatkan pengeluaran selama periode Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). TMRW mendefinisikan Gen-Y sebagai generasi yang berusia 23-40 tahun, termasuk Young Professionals and Young Professional with Family. 

Photo by Jessica Lewis from Pexels

Covid-19 telah mengubah cara konsumen Indonesia berbelanja. Kajian tersebut menyebutkan bahwa kaum muda Indonesia disebutkan telah membelanjakan lebih banyak uang mereka untuk suplemen kesehatan, diikuti oleh pembelian makanan seperti makanan yang dibawa pulang serta bahan makanan lainnya selama pandemi.

Dengan semakin banyak orang yang bekerja dari rumah, ada pergeseran yang signifikan dari preferensi berbelanja di toko fisik sebelum adanya pandemi menjadi e-commerce dan hal ini mendorong konsumen menjadi pembeli yang impulsif. 

Fajar Septrandi Maharjaya, Digital Bank Head UOB Indonesia mengapresiasi dukungan dan antusiasme anak muda Indonesia yang berpartisipasi dalam kampanye tersebut. 

“Kampanye ‘Pledge to Change’ ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan kecenderungan publik dalam mengatasi isolasi dan kelelahan karena Covid-19 dengan berbelanja daring . Dengan semakin banyaknya konsumen yang menyadari bahwa barang-barang yang mereka beli secara daring sebetulnya tidak diperlukan, kami membantu mereka untuk berbelanja dengan lebih cerdas serta menghindari perasaan menyesal setelah berbelanja.”

“Dengan TMRW, kami berharap dapat membantu generasi muda Indonesia mencapai tujuan keuangan dan mendukung mereka untuk membangun hari esok yang lebih cerah,” ungkap Fajar. 

Mendukung pendidikan anak-anak marginal yang terdampak Covid-19

Seiring dengan pandemi Covid-19 yang terus membawa dampak bagi kehidupan masyarakat dan telah memaksa adanya penutupan sekolah, TMRW turut memastikan masyarakat yang rentan mendapatkan perhatian dan bantuan selama pandemi.

Kemitraan TMRW dengan Bulir Padi akan mendukung 25 siswa marginal kelas 11 dan 12 yang memiliki akses internet terbatas untuk menutupi biaya sekolah dan membantu mereka terus belajar melalui program mentoring daring selama 12 bulan dengan total donasi lebih dari Rp100 juta. 

“Kami berkomitmen menjadi perusahaan yang bertanggung jawab dan membantu sebanyak mungkin masyarakat agar menjadi lebih tangguh setelah pandemi berakhir. Kami berharap melalui kampanye ‘Pledge to Change’ ini, kami dapat mendorong nasabah untuk memiliki perilaku keuangan yang lebih baik dan membuat mereka terhubung dengan individu lainnya saat mereka menyalurkan bantuan ketika dibutuhkan,” kata Fajar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here