Tempe dalam Menu Fine Dining di 1945 Restaurant

0
88
Lobster Napinadar

8-course menu hasil kolaborasi kuliner tiga chef Indonesia berbakat.

Restoran fine dining Indonesia di Fairmont Jakarta, 1945, akan mengadakan kolaborasi kuliner antara tiga Chef berbakat untuk pengalaman bersantap yang unik dimana para chef ditantang untuk menghadirkan delapan hidangan gastronomy menggunakan salah satu bahan utama yaitu tempe, yang secara khusus akan disajikan untuk makan malam pada Rabu, 20 November 2019.  

Chef de Cuisine 1945, Adhitia Julisiandi akan berkolaborasi dengan dua chef berbakat: Ragil Imam Wibowo, Executive Chef dari restoran Gastronomi Nusa Indonesia dan Philip Walasary, Executive Chef dari TWG Tea Salon & Boutique. Chef Ragil, pemenang Asian Cuisine Chef of The Year oleh World Gourmet Summit Awards of Excellence 2018, dikenal dengan keahliannya dalam menginterpretasikan masakan tradisional Indonesia, menggunakan bahan musiman dengan sentuhan kontemporer. Sementara itu, Chef Phillips dikenal menerapkan pandangan inovatif dari berbagai culiner International menggunakan bahan-bahan lokal dan citarasa Indonesia.

“Makan malam kolaboratif ini akan menampilkan kreativitas para chef dalam menggunakan Tempe tradisional untuk dieksplorasi sedemikian rupa dan mengubahnya menjadi hidangan yang luar biasa. Para koki akan menggabungkan tujuh jenis tempe yang khas, termasuk tempe kedelai, tempe jagung, tempe kedelai hitam, tempe kacang hijau, tempe kacang parang, tempe menjes, dan tempe kacang merah – yang akan memungkinkan para tamu untuk menikmati berbagai menu tempe sebagai hidangan gourmet, ” ujar Chef Adhit.

Lodeh Tempe Kulat Pelawan

Makan malam akan dimulai dengan amuse bouche oleh Chef Adhit, yang terdiri dari tempe bacem dengan gurita direbus dalam mayo pedas, disajikan dengan aging ikura, tauge, kerupuk sayuran dan tempe dust. Selanjutnya Chef Philip menghadirkan menu “Kohu-Kohu” dengan sentuhan yang unik. Berasal dari Maluku, Kohu-Kohu dianggap sebagai hidangan sehat, mirip dengan Salad. Chef Philip akan menggunakan kombinasi singkong kukus yang campur dengan ikan cakalang asap, kelapa parut dengan rempah, tauge, kacang panjang yang disajikan dengan granita “kuah ikan”, ditaburkan dengan remah tempe untuk menambahkan tekstur renyah ke hidangan.

Selanjutnya, para tamu akan disajikan “Dara Pecak Tempe” oleh Chef Adhit. Hidangan ini terdiri dari burung dara (dove) yang diolah dengan teknik memasak chargrilled, disajikan dengan sambal pecak tempe, kemangi, dry hibiscus, lengkap dengan acar mentimun busa dan pengurangan saus kacang kedelai untuk memberikan rasa lezat yang kuat.

Brem Cake

Sebelum hidangan utama, tamu akan disuguhi “Lodeh Tempe Kulat Pelawan” oleh Chef Ragil. Hidangan ini akan menggabungkan tempe kedelai hitam organik dengan jamur Kulat Pelawan langka dari Belitung, yang dimasak dengan indah dalam kaldu santan yang kaya rasa. Chef Ragil juga akan menyiapkan hidangan utama “Daging Pantolo Masak Bambu”. Daging sapi dimasak dengan kacang hitam yang difermentasi, disajikan dengan mashed tempe organik dan puding daun singkong. Hidangan utama lainnya adalah “Lobster Napinadar” yang akan disiapkan oleh Chef Adhit. Lobster yang di butter poached, disajikan dengan emulsi star anise, disajikan dengan tempe, salsa dabu-dabu, kepiting mousse dan saus napinadar.

Makan malam ditutup dengan kreasi dessert dari Chef Philip “Kue Brem”, terbuat dari kue beras hitam yang difermentasi, cokelat Bali yang di-infused dengan TWG Tea Poetic Star, spons tempe dan disajikan dengan sorbet tape dan tjampolay syrup dengan tempe caramelized crumble.

Para tamu dapat menikmati menu kolaborasi 8-kursus unik yang luar biasa ini dengan IDR 688.000 ++ per orang. Untuk informasi atau pemesanan lebih lanjut, hubungi +62 (21) 2970 3333 atau kirim email ke [email protected].