Angels and Demons

0
73

The Angels Project (management) dan MALE Indonesia selenggarakan Release Party untuk single terbaru The Angels Percussion: Angels and Demons.

Setelah sekian lama disibukkan dengan kegiatan off air, The Angels Percussion yang sudah dikenal sebagai duo group drum perkusi pertama di Indonesia yang dalam rintisan kariernya bermain di berbagai venue tampil dengan genre up-beat electronic dance music. Menjadikan momen 2019 sebagai waktu yang tepat untuk merilis single terbaru dengan judul Angels & Demons, di De Langit, Mercure Jakarta Cikini, lantai 8, 13 September 2019.

Duo group/band dengan personil Uzie Anggana (Uzie) dan Ochy Rasyada (Ochy), tetap hadir dengan konsep drummer dan perkusionis yang mampu membedakan dengan group/band lain pada umumnya dan menjadikan duo drummer cantik dan bersinergi ini unik.

Proses terciptanya single terbaru ini hadir berkat kerjasama dengan INSIDE Indo (Digital Partner). Dan pastinya kehadiran Angels & Demons memiliki sebuah konsep berbeda. Di mana T.A.P (The Angels Percussion) akan menghadirkan permainan sound modern EDM berpadu dengan nuansa budaya etnik dan suara alat musik traditional sehingga membuat atmosfer lagu ini lebih terasa magis namun tetap modern.

Karya Angels & Demons sendiri menceritakan tentang legenda peperangan antara sang baik dan sang jahat, layaknya cerita-cerita urban bali yang tersirat dalam cerita tarian kecak. Dengan adanya unsur humming voice ala upacara Pura yang sedang beribadah, dibalut musik beat trap dan adanya rap di awal dan akhir lagu, T.A.P menyuguhkan sesuatu yang segar untuk dunia permusikan Indonesia, karena ini bukan sesuatu yang biasa.

Di konsep lagu ini T.A.P menggandeng penyanyi multi talenta  yang berasal dari Bali, yaitu Puthu Sutha, dimana semakin memperkental nuansa Bali dalam single “Angels & Demons” ini. 

“Musik opening yang grande dengan unsur Bali, tambahan lirik Angels and Demons bisa diartikan sebagai dua sisi kehidupan manusia yaitu baik dan buruk. Kadang kita harus memilih dua sisi itu. Pesan yang mau disampaikan sebenarnya untuk selalu berbuat hal yang baik, tidak usah peduli apa kata orang. Percaya sama diri sendiri bahwa kebaikan akan selalu membuka jalan kemenangan,” ujar Uzie menjelaskan.

Dalam proses pembuatannya, Uzie menambahkan bahwa membutuhkan sekitar dua bulan untuk merampungkan Angels & Demons yang dalam prosesnya dikerjakan bersama dengan produser musik yakni Dimas Achonk (Studio Mimpi), yang menurut Ochy membuat karya ini sedikit keluar dari zona nyamannya, karena adanya lirik di dalamnya, yang biasanya full instrumental untuk lagu sendiri.

Dan melalui single ini, T.A.P yakin dapat mewarnai musik dan budaya Indonesia bahkan bisa membanggakan Indonesia di mata dunia. Dan dengan harapan sekaligus menjadi langkah awal persiapan album nantinya.

“Album sudah ada di plan kami. Namun untuk merealisasikannya, kita lakukan secara
bertahap,” kata Ochy yang berharap kelak dapat melakukan lagu full orchestra dengan
sentuhan tradisional ala T.A.P.

Di kesempatan yang sama, hari ini T.A.P juga meluncurkan video klip resmi dari single Angels & Demons yang bisa disaksikan di Youtube.

Acara Release Party 13 September 2019, digagas, diselenggarakan, dan di-support penuh oleh The Angels Project (management) dan MALE Indonesia. Selain The Angels Percussions, malam itu menampilkan juga DJ Schizo dan FDJ Jacqueline, serta dipandu Eva J. dan Natasya Kravitz. Minuman dipersembahkan oleh Multi Bintang (bir), serta Two Island dan Dragonfly (wine).