6 Transformasi Tokoh Eleven di Stranger Things

0
80
Stranger Things

Dari rambut cepak hingga gaya era 80-an yang penuh warna

Salah satu hal yang membedakan Stranger Things 3 dari dua season sebelumnya adalah penampilan para karakter utama dalam serial ini. Eleven, Will, Mike, dan teman-temannya dikisahkan tengah memasuki masa remaja dan mengalami banyak perubahan penampilan serta karakter. Meskipun semua terlihat berubah, tetapi Eleven alias El, paling sukses membuat penonton pangling.

Penonton pertama kali bertemu dengan tokoh El pada Stranger Things season 1, saat ia melarikan diri dari laboratorium. Setelahnya, El sering muncul mengenakan dress warna merah muda yang sangat ikonik, disandingkan dengan jaket biru yang kebesaran, dan rambutnya yang dicukur habis.

Jika “Satu musim panas dapat mengubah segalanya” di Stranger Things 3, bayangkan banyaknya perubahan yang dilalui El selama tiga tahun.

Netflix mengajak Anda kembali ke masa lalu untuk melihat transformasi El, yang diperankan dengan sangat memukau oleh Millie Bobby Brown, mulai season pertama hingga Stranger Things 3. 

Dari rambut cepak hingga messy bob

Di awal kisahnya, El berambut cepak karena selalu dicukur oleh para ilmuwan di laboratorium tempat ia dikurung. Di season2, El membiarkan rambutnya memanjang dan terlihat agak bergelombang dengan warna cokelat gelap. Di Stranger Things 3, ia terus memanjangkan rambutnya dan tampil benar-benar berbeda. Yakni dengan rambut messy bob setengah diikat, lengkap dengan ikat rambut scrunchie yang menjadi tren di era 80-an hingga 90-an. Bagi para perempuan, Anda dapat menyontek gaya ini untuk alternatif tampilan sehari-hari.

Dari dress merah muda yang ikonik hingga kemeja warna-warna khas 80-an

Gaya rambut cepak El dan dressmerah muda serta sepatu olahraga yang ia kenakan membuat tampilannya terlihat kontras dan langsung menjadi viral. Penampilan tersebut menginspirasi banyak fan art, dan kostum Comic-conbaik untuk pria maupun wanita.

Sementara diseason 2, El banyak mengenakan kemeja yang kebesaran dan tetap konsisten dengan gaya tomboinya di seasonpertama. Namun di Stranger Things 3, dengan beranjaknya El ke masa remaja dan mulai mengeksplorasi penampilannyaia terlihat mulai berani mengenakan busana yang lebih berwarna. Kemeja warna-warni dengan desain grafis mencolok, suspender biru, dan wide-leg jeans menjadi gaya khasnya. Gaya El yang mana yang paling Anda sukai?

Stranger Things

Dari anak tomboi hingga remaja yang memukau

Memiliki keterbatasan kemampuan berbicara pada awal kisahnya, membuat El terlihat sebagai sosok yang pemalu dan pendiam. Kostum El yang aneh juga semakin membuatnya terlihat menonjol di antara teman-temannya di Hawkins. 

Seiring dengan pertumbuhannya, karakter El kini berubah menjadi sosok remaja ceria, penuh gaya, dan cantik. Kita bisa melihatnya tertawa lepas, berbelanja, dan memilih baju yang ia sukai, serta melakukan berbagai aktivitas yang kerap dilakukan para remaja perempuan. Termasuk, bergosip tentang para pria. Sebagai seorang remaja, karakter El tetap menonjol dari kru Hawkins lainnya. Namun sekarang, dengan cara memukau yang membuat Mike tidak bisa mengalihkan pandangannya dari El.

Dari sahabat hingga sepasang kekasih

Ketika Mike pertama kali bertemu dengan El pada seasonpertama Stranger Things, kita bisa melihat secara jelas chemistry di antara keduanya. Namun, mereka masih anak-anak dan malu untuk mengakui bahwa mereka saling menyukai. Keduanya pun menjadi sahabat karib yang saling melindungi. 

Seperti yang bisa kita tebak, hubungan pertemanan antara El dan Mike  tumbuh menjadi hubungan cinta ketika kini mereka sudah beranjak remaja. Selayaknya remaja yang sedang dilanda asmara, keduanya selalu ingin menghabiskan waktu bersama. Apakah cinta mereka membuat keduanya berani mempertaruhkan nyawa satu sama lain saat melawan musuh yang menakutkan? Jawabannya ada di Stranger Things 3.

Dari superpower-shock hingga superpower-master

Selain transformasi El dari sisi penampilan dan karakter, menarik juga untuk melihat bagaimana El beradaptasi dengan kekuatan supernya. Pada season pertama Stranger Things, El terlihat kesulitan untuk mengendalikan dan memaksimalkan kekuatannya. Dalam seasonkedua kita bisa melihat kesuksesannya menggunakan kekuatan tersebut secara optimal. 

Namun, dalam Stranger Things 3, El menggunakan kekuatan supernya lebih sering dari sebelumnya. Setelah mengejutkan penonton saat membalik mobil van di season 1, sekarang kita bisa menyaksikan El menggunakan kekuatannya berulang kali untuk melawan Mind Flayer. Seperti yang Mike katakan dalam Stranger Things 3, ”El telah menyelamatkan dunia, dua kali.”

Dari ‘alien’ hingga sosok remaja yang percaya diri

Dibesarkan di laboratorium sebagai objek percobaan membuat El tak mengenal dirinya sendiri. Ia juga tidak mengetahui siapa orang tua dan keluarganya. Hal itu membuat El tak memiliki tujuan hidup. Ia merasa asing, layaknya alien, di antara teman-temannya yang memiliki keluarga dan bersekolah. 

Keadaan mulai berubah di season 2 ketika El menjelajahi masa lalunya dan memiliki peran penting dalam menutup portal upside down. Ia pun mulai menyadari tujuan hidupnya.

Dalam Stranger Things 3, kita bisa melihat El tumbuh sebagai remaja percaya diri. Hal ini tak lepas dari peran Jim Hooper sebagai orang tua angkatnya, Max sebagai sahabat perempuannya, Mike sebagai pria pujaan hati, dan seluruh sahabatnya yang selalu ada untuk El. Namun jangan salah, menjadi remaja yang percaya diri tak berarti El bebas dari drama. Dalam Stranger Things 3, El justru banyak mengalami masalah baru selain musuh yang semakin mengancam. “Biarkan pintunya terbuka tiga inci!” adalah salah satu masalah remaja yang ia hadapi di Stranger Things 3.