Triana Rahmawati

0
54
Photo by Pixabay

SOLVE, Membantu Orang-orang dengan Masalah Kejiwaan

“Souvenir and Love”, atau yang disebut SOLVE, itulah proposal yang diajukan Triana Rahmawati pada Diplomat Succeess Challenge (DSC) 2018. Cukup unik, karena ide bisnis cendera mata pernikahan itu pembuatannya melibatkan orang-orang dengan masalah kejiwaan (ODMK).

Triana dengan ide uniknya dinobatkan menjadi salah satu penerima hibah modal dari DSC. “Satu hal yang membuat saya tertarik pada bidang ini adalah interaksi panjang bersama ODMK, membuat saya senantiasa berpikir, apa yang bisa saya lakukan untuk mereka?” ujar perempuan kelahiran Palembang, 15 Juli 1992 itu.

Akirnya, yang bisa Triana lakukan adalah memberdayakan ODMK untuk membuat suvenir untuk pernikahan – yang sebetulnya bisnis ini sudah ia lakukan sejak dua tahun yang lalu. “Bagi saya ini salah satu upaya memberi pemahanan bahwa ODMK bisa diterima karyanya karena kemampuannya,” kata lulusan Sosiologi FISIP UNS Solo ini.

Triana senantiasa berpikir, apa yang bisa dia lakukan untuk orang-orang dengan masalah kejiwaan (ODMK).

Sovenir pernikahan tersebut bisa berupa pouch, totte bag, dompet, backpack, dengan berbahan blacu, kanvas dan spound bound dengan teknik sablon dan printing untuk mencetak desain yang disesuaikan dengan medianya. Selain suvenir pernikahan, ada juga gift berupa mug, bantal, keramik, dan kayu yang desainnya, juga diproduksi oelh ODMK.

“Keunggulan produk-produk tersebut, selain harga yang terjangkau, mempunyai desain yang menarik, kualitas terjamin, serta bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari,” jelas perempuan yang menekuni social enterprise itu.

Triana Rahmawati

Kontribusi Tria, demikian panggilan akrabnya, di bidang sosial, disalurkan melalui Griya Schizofren – yang membawanya bertemu dengan 19 CEO terbaik di Indonesia melalui program “Jalan Pemimpin”.  Ia juga menyabet beberapa penghargaan, di antaranya Satu Indonesia Awards dari Astra Internasional (2017), dan Kartini Milenials Awards dari The Sunan Hotel (2018). 

Dengan terpilihnya menjadi grand finalist DSC 2018, Tria yang kini memiliki 5 orang tenaga kerja berharap bisa membesarkan usahanya saat ini. “Dan mendapatkan mentoring dan juga networking, untuk memudahkan bisnis kami berkembang, serta bisa membantu lebih banyak ODMK sebagai mitranya.”