Bunga Terakhir Badai dan Kasih

0
118
Miller Khan dan Yanti Airlangga, pemeran drama musikal 'Bunga Terakhir Badai dan Kasih'

Yayasan Perempuan untuk Negeri Gelar Drama Musikal

SETELAH sukses menggelar Badai Kasih dan Prahara Cinta Badai Kasih pada 2013, Perempuan Untuk Negeri kembali mempersembahkan drama musikal Bunga Terakhir Badaidan Kasih, 20 – 21 Oktober 2018 di Ciputra Artpreneur Theater, Jakarta.

Pertunjukan drama musikal ini dihelat dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-9 Yayasan Perempuan Untuk Negeri, akan menampilkan Miller Khan, Yanti Airlangga, Niniek L. Karim, Marini SS, Tike Priatna, Aida Nurmala, dan Widyawati Sophiaan.

Bunga Terakhir Badai dan Kasih merupakan kolaborasi Perempuan Untuk Negeri dengan Ari Tulang & Sidi Saleh sebagai Sutradara dan Titien Wattimena sebagai penulis naskah serta dibantu oleh Harry Goro sebagai penata musik. Acara ini juga akan menampilkan penampilan spesial Bunga Terakhir dari Bebi Romeo dan PUNNERS.

Ceritanya bermula ketika Badai jatuh cinta kepada Kasih di pandangan pertama dan mereka berkenalan di bukit tempat Kasih mendirikan sebuah taman baca. Kasih pun menerima ajakan Badai untuk melakukan perjalanan melihat tempat-tempat baru.

Badai, si manusia pejalan dan Kasih, perempuan yang sudah lebih dulu mengenal dunia melalui buku-buku yang ia baca. Perjalanan ke kota dan pantai membawa mereka bertemu manusia-manusia baru dengan segala permasalahan mereka. Mira dan Tirta yang sedang mencari restu untuk bersatu. Pingkan dan Matindas yang sedang resah karena akan berpisah.

Bunga terakhir dipersembahkan dengan harapan bahwa perpisahan tak akan abadi. Biarlah hanya cinta yang abadi.

Badai semakin jatuh cinta dan mengajak Kasih seterusnya menjadi bagian dari perjalanannya. Namun Kasih harus kembali. Ia memaknai rumah berbeda dengan bagaimana Badai memaknai rumah. Bunga terakhir pun dipersembahkan dengan harapan bahwa perpisahan tak akan abadi. Biarlah hanya cinta yang abadi.

Hasil penjualan tiket dari drama musikal ini akan digunakan untuk charity kepada korban gempa Lombok dan juga untuk membantu mendirikan sekolah untuk anak – anak yang kurang beruntung. Seluruh hasil penjualan tiket akan didonasikan sepenuhnya kepada mereka. Tiket dapat dibeli di loket.com, harganya Rp300.000 – Rp2.500.000.