Konser Penutup Vinculos 2018

0
56

Orkestra Ocas Pukau Seribu Penonton Teater Besar Tim, Kumandangkan Lagu Ayo Mama, Sampesuvu Roa & Satellite Of Zapin Hasil Kolaborasi

KONSER penutup Vinculos for Indonesia 2018 yang dibawakan kelompok orkestra Ocas dari kota Asturias, Spanyol berhasil memukau 1000-an penonton yang hadir di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada Senin malam, 20 Agustus 2018.

Setelah melawat ke Ambon, Maluku, Kota Palu, Sigi dan Parigi Moutong di Sulawesi Tengah dan Kota Pekanbaru di Riau, Ocas mengakhiri kunjungannya dengan menggelar konser pamungkas, berkolaborasi bersama Riau Rhythm Chambers, menghadirkan repertoar penuh warna dan keberagaman, mulai dari sejumlah komposisi Asturias dan Andalusia di Spanyol hingga lagu khas daerah Maluku, lagu berbahasa Kaili, Palu dan lagu bernuansa Melayu dari Riau.

Sejumlah momen dalam konser penutup Vinculos for Indonesia 2018 terasa begitu istimewa, antara lain ketika secara spontan, Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo, atau yang lebih dikenal sebagai Pasha Ungu menyanyikan lagu Sampesuvu Roa yang berbahasa Kaili, Sulawesi Tengah dengan iringan orkestra Ocas. Hasilnya adalah sebuah sajian musik nan begitu harmonis dan menyentuh hati. Di kesempatan lain, Ocas berhasil membuat penonton ikut bernyanyi bersama saat lagu Ayo Mama, lagu khas Maluku dikumandangkan. Tidak hanya itu, musisi jazz Adra Karim pun sempat didapuk untuk main bersama, selain juga tampil begitu gemilang, Riau Rhythm Chambers yang dipimpin oleh Rino Dezapaty, seorang komposer yang menulis lagu Satellite of Zapin.

Direktur Jenderal KebudayaanKementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Hilmar Farid, Ph.D.menyampaikan, “Kami begitubersyukur dan bahagia bahwa rangkaian konser Vinculos untuk Indonesia 2018 yang dilaksanakan dengan penuh cinta dan antusiasme oleh Orquesta De Camara De Siero (Ocas / Siero Chambers Orchestra) serta disambut dengan penuh kehangatan dan persahabatan oleh masyarakat Indonesia telah dihelat dengan gemilang sejak kunjungan pertama di Ambon, Maluku hingga ke Palu, Sigi dan Parigi Moutong di Sulawesi Tengah dan Pekanbaru di Riau.”

Suasana penuh kehangatan persahabatan Indonesia dan Spanyol begitu terasa dalam konser penutup malam ini, semua yang terlibat merasa bagaikan tidak ingin berakhir.

Direktur sekaligus konduktor musik orkestra Ocas, Manuel Angel Paz Vasquez mengatakan bahwa penampilandan kerjasamamereka sepanjang Vinculos for Indonesia 2018 baik bersama Kelompok Musik Tradisional Kakoya, Tahuri dari Ambon, sanggar Pedatidari Sulawesi Tengah dan Riau Rhythm Chambers adalah pengalaman paling berkesandalam hidup, membuktikan bahwalewat bahasa musik yang universal, persahabatanantara kedua Negara makin terjalin lebih erat.

Konser penutup Vinculos Untuk Indonesia 2018 membawakan sejumlah lagu hasil kerjasama selama kelompok orkestra Ocas melawat di Indonesia, seperti lagu Ayo Mama dari Maluku, sementara dari Sulawesi Tengah ada dua komposisi yaitu Sampesuvu Roa dan Posisani. Konser dibuka dengan penampilan Riau Rhythm Chambers yang membawakan 4 komposisi karya sendiri; Lukah Gila, Pencalang, Svara Jiva dan 3D Dentang Denting Dentung. Orkestra Ocas membawakan sejumlah repertoar Spanyol antara lain; Fuentes de las Lagrimas, De Norte a Sur, Malaguerias dan Itimaz. Ocas kemudian mengakhiri konser dengan menampilkan dua lagu berlatar budaya Melayu Riau yang merupakan gubahanaslidari Riau Rhythm Chambers, berjudul Satellite of Zapin dan Sound of Suvarnadvipa dengan suguhan musiknya yang begitu menghentak dinamis sekaligus melodius dan magis.Sebuah konser penutup yang sempurna!