Ngopi bisa di mana saja, juga sambil berkemah

0
140

MENIKMATIĀ alam bebas dapat lebih maksimal dilakukan dengan cara berkemah. Menghabiskan waktu di alam terbuka dapat menyegarkan pikiran, memasukkan udara bersih ke dalam tubuh, sekaligus mengingatkan kita bahwa sebagai manusia kita adalah makhluk kecil dan lemah bila dibanding dengan segala ciptaan-Nya.

Jadi, siapkan tenda. Jika tidak mau ribet, saat ini telah banyak tersedia tenda domeĀ instan yang ringan, ringkas, dan mudah dibangun-robohkan. Bila kondisi cuaca sedang dingin, siapkan sleeping bag atau selimut tambahan. Bekal yang dibawa tidak perlu satu truk seperti ketika niatnya memang ingin piknik. Cukup siapkan mie kering, bumbu dasar seperlunya (lebih praktis yang sudah siap pakai), cemilan secukupnya, dan minuman sesuai selera.

Untuk secangkir kopi ukuran 180 mL, standarnya dituangkan satu sendok makan kopi bubuk.

Ingat pula untuk membawa perlengkapan memasak sederhana seperti nesting (satu set panci yang terdiri dari 3 panci berbagai ukuran, sangat portable digunakan saat kemah), sendok, bahan bakar, dan kompor lapangan bila perlu. Dalam artikel ini, kita akan bahas kemah cara alami. Jadi lupakan kompor lapangan beserta gas atau bahan bakar padatnya.

Memasak di alam bebas membutuhkan teknik tersendiri. Kondisi angin dan pepohonan di sekitar perlu dipertimbangkan. Hindari membuat perapian di tengah rimbunnya rumput, di bawah pohon, atau semak-semak, sebab dapat memicu kebakaran. Hindari pula arah angin yang dapat membuat api sulit dinyalakan. Tidak ada salahnya menyiasati sekitar lokasi api dengan batu yang lebih besar sebagai penghadang angin.

Saat tiba di lokasi kemah, segera dirikan tenda di tempat yang aman. Setelah rapi, lanjutkan dengan pencarian ranting atau batang kayu yang akan digunakan sebagai bahan bakar api. Kayu yang kering akan terbakar lebih baik daripada yang basah. Susun kayu, sehingga memungkinkan terbentuknya api yang terpusat di tengah.

Nyalakan api, bila perlu pancing dengan sedikit bahan pemicu seperti minyak tanah, spiritus, atau bensin yang dituang di ujung ranting. Biarkan api menyala sampai didapatkan bara yang menghasilkan panas. Atur agar bara terpusat di tengah. Setelah bara panas, siapkan panci yang akan digunakan untuk menjerang air. Tempatkan panci berisi air di atas pusat panas dan tunggu sampai mendidih.

Untuk membuat kopi alam bebas yang nikmat, angkat air mendidih dari atas api dan biarkan sekitar lima menit atau sampai gelembung gasnya menghilang. Perlakuan ini akan menurunkan suhu air menuju sekitar 95oC yang merupakan suhu optimal ekstraksi kopi. Untuk secangkir kopi ukuran 180 ml, standarnya dituangkan satu sendok makan kopi bubuk. Namun hal ini tergantung selera. Anda penyuka rasa kopi yang kuat mungkin perlu menggunakan lebih banyak bubuk kopi. Aduk dan biarkan selama sekitar lima menit agar ekstraksi berlangsung maksimal dan ampas kopi mengendap.

Setelah lima menit, segera nikmati kopi.