Kualitas air versus rasa espresso

0
152

PERNAH mencoba espresso dari kopi yang sama, namun mendapatkan rasa yang berbeda? Misalnya espresso kopi X dengan merek tertentu, di kafe A rasanya A, di kafe B rasanya menjadi B? Hal ini lumrah terjadi. Mengapa? Yuk, simak artikel berikut ini.

Espresso adalah seduhan kopi yang dibuat dengan mengalirkan air panas bertekanan tinggi pada bubuk kopi. Espresso dibuat dengan mesin espresso. Biasanya espresso disajikan dalam gelas kecil. Sebagian orang gemar menikmati espresso secara langsung, namun banyak pula yang merasarasaespresso terlalu kuat. Untuk jenis belakangan ini, espresso dapat digabungkan dengan susu pada berbagai perbandingan. Salah satunya, dengan perbandingan susu vs espresso = 2 : 1, diperoleh campuran dengan sedikit busa susu di atasnya dan disebut latte. Latte memiliki rasa kopi yang sudah berkurang kuatnya.

Pada dasarnya, teknik pembuatan espresso tetaplah teknik ekstraksi zat-zat yang terkandung dalam kopi ke dalam air.

Sebagaimana teknik pembuatan minuman kopi lainnya. Adanya tekanan yang tinggi memungkinkan lebih banyak zat dapat terekstraksi, sehingga rasa espresso kuat. Sebutan espresso konon berasa dari Italia dan mulai digunakan pada awal era 1900-an. Terjemahan bebas dari kata espresso adalah secangkir kopi yang diseduh secara cepat (express) hanya untuk Anda.

Espresso bukan bergantung pada jenis kopi yang digunakan. Jadi, jika Anda memiliki bubuk kopi termahal sekalipun, jika tidak diproses dengan ekstraksi menggunakan mesin espresso, sebutannya tetap seduah biasa, bukan espresso. Rasa yang dihasilkan juga akan berbeda dengan bila diproses dengan mesin espresso. Espresso juga bukan didasarkan pada teknik roasting.

Hal yang lebih mempengaruhi rasa espresso justru kualitas air yang digunakan. Pada dasarnya, minuman kopi terdiri dari sekitar 98% air. Oleh karenanya, penting mengetahui kualitas air yang akan digunakan.

Bila kadar karbonat rendah, cita rasa kopi akan disisipi dengan rasa asam mirip cuka. Penggemar kopi berkualitas akan dapat merasakan perbedaan ini.

Apakah air tersebut mengandung klorin yang dapat mengurangi cita rasa kopi? Apakah air mengandung magnesium dan kalsium yang justru dapat mengurai senyawa rasa pada kopi? Adanya kandungan karbonat dalam jumlah tinggi dapat membentuk karakter asam pada kopi. Bila kadar karbonat rendah, cita rasa kopi akan disisipi dengan rasa asam mirip cuka. Penggemar kopi berkualitas akan dapat merasakan perbedaan ini.

Untuk mengatasi hal tersebut, dapat digunakan filter air pada mesin espresso, sehingga kandungan mineral dan senyawa pengganggu dapat dihilangkan. Bahkan pada air dengan kesadahan (kandungan magnesium dan kalsium) tinggi, perlu digunakan pelunak air. Selain itu, perawatan kondisi dan kebersihan mesin espresso juga perlu diperhatikan agar proses ekstraksi berlangsung maksimal.

Menikmati kopi dengan cita rasa yang baik akan dapat membuat kondisi fisik dan mood yang lebih baik. Oleh karenanya, menyeduh kopi perlu teknik dan bahan yang baik pula.