Kopi Indonesia dalam masa krisis

0
327

Harus ada penyelamatan kopi indonesia!

INDONESIA memiliki banyak hasil alam yang melimpah bahkan sampai diekspor ke luar negeri, salah satunya kopi. Banyak orang-orang di negara lain yang mengakui bahwa kopi Indonesia memiliki rasa yang enak. Bahkan sampai sangat mengaggumi dan menyukainya. Namun sayangnya, kopi Indonesia sering mengalami masa krisis.

Meski hasil melimpah tapi petani bingung mau menjualnya kemana. Jika tidak, ada masalah lainnya. Supaya tidak sampai berlanjut maka harus ada penyelamatan kopi Indonesia oleh pemerintah, petani, sampai penikmat kopi yang ada di Indonesia.

Salah satu jenis kopi yang paling mengalami krisis adalah kopi gayo yang ada di Aceh.

Masa krisis kopi indonesia

Indonesia pernah sangat berjaya menjadi salah satu negara penghasil kopi paling baik di dunia. Meski sekarang juga masih banyak mengekspor kopi tapi tidak sebaik dulu lagi. Bahkan posisi kebanggaannya, ketiga, harus tergantikan oleh negara lain.

Salah satu jenis kopi yang paling mengalami krisis adalah kopi gayo yang ada di Aceh. Produktivitas kopi ini telah mengalami penurunan yang lumayan  banyak. Jika terus seperti ini dikhawatirkan kopi Indonesia tidak bisa bersaing lagi dengan yang lainnya.

Krisis ini bahkan dirasakan oleh eksportir kopi yang biasanya tergantung kepada supply kopi dari Sumatera Utara dan Aceh. Contoh krisis kopi yang dialami oleh Indonesia adalah eksportir sulit dalam memenuhi tagret yang seharusnya bisa ekspor kopi sebanyak 2.000 ton atau 100 kontainer. Selain itu banyak tanaman kopi yang sudah tua.

Luas perkebunan kopi yang ada di Aceh adalah sekitar 46.000 hektare, tapi sebanyak 50 persennya merupakan tanaman yang sudah tua. Oleh karena itu masa produktifnya menjadi sangat kurang. Selain itu masalah berupa hama juga semakin membuat produksi kopi jadi tidak begitu baik.

Menanggulangi krisis kopi

Untuk menanggulangi krisis ini memang beberapa kalangan harus ikut membantu tapi yang paling harus membantu adalah pemerintah. Oleh karena mereka yang memiliki kuasa dan banyak sekali kebijakan. Jadi akan lebih mudah dibantu oleh pemerintah.

Beberapa hal yang harus dilakukan untuk menanggulangi krisis ini antara lain butuh bantuan bibit. Tanaman yang baik tentu harus menggunakan bibit yang baik pula. Maka dari itu, dibutuhkan sekali adanya pemberian bibit yang baik kepada para petani kopi.

Selain itu, juga butuh juga pupuk untuk semakin memperbesar keberhasilan penanaman.  Pupuk organik adalah yang terbaik supaya hasilnya lebih baik, kopi juga lebih menyehatkan. Kemudian perlu bahan-bahan untuk menangani hama penyakit yang berjenis non kimiawi supaya kopi tetap terhindar dari bahan berbahaya.

Selain itu masih banyak hal lainnya. Penyelamatan kopi harus benar-benar dilakukan di Indonesia jika tidak kopi kita jadi tidak bisa banyak diekspor lagi. Nantinya juga posisi Indonesia jadi bisa bergeser lagi sebagai salah satu negara penghasil kopi terbanyak di dunia.

Tentu saja penyelamatan bukan hanya dilakukan di Aceh, tapi juga daerah lainnya yang memiliki kopi dengan kualitas yang baik. Semoga saja produksi kopi di Indonesia bisa banyak lagi.