Starbucks, dari Seattle menguasai pasar global

0
244

SEJARAH kopi tidak lengkap tanpa menyebut Starbucks. Jaringan kedai kopi asal Amerika Serikat ini sangat popular secara global. Kini, tak kurang hadir di 61 negara dengan keberadaan lebih dari 28.210 gerai.

Di Indonesia Starbucks masuk pada 2002, melalui PT Sari Coffee Indonesia. Gerai pertama Starbucks yang didesain dengan gaya populer terletak di Plaza Indonesia. Hingga hari ini, Starbucks telah memiliki tak kurang dari 326 gerai di 22 kota di Indonesia.

Starbucks Corporation yang bermarkas di Seattle, Washington jualan utamanya adalah kopi, minuman panas berbasis espresso, dengan berbagai turunannya. Di beberapa negara, melalui divisi Starbucks Entertainment, perusahaan ini juga memasarkan buku, musik, dan film.

Kunci sukses Starbucks adalah cinta, kemanusiaan, dan kepercayaan.

Starbucks didirikan pada 1971 oleh tiga orang, Jerry Baldwin, Zev Siegl, dan Gordon Bowker, degan membuka sebuah toko kecil dan menjual menjual biji kopi yang telah dipanggang, kopi bubuk, beserta peralatan penyeduhannya. Dalam satu dekade, Starbucks menjelma menjadi perusahaan roasting kopi yang terbesar di Washington dan mempunyai enam toko pengecer.

Tahun 1984, Starbucks mengakuisisi Peet’s. Dua tahun kemudian perusahaan ini memiliki 6 toko di Seattle dan mulai menjual kopi espresso. Perubahan terjadi pada 1987, para pemilik asli menjual Starbucks ke Howard Schultz, yang mengganti merek sebagian kedai kopi Il Giornale miliknya, menjadi Starbucks dan segera memperluas operasinya.

Schultz yakin bahwa dengan mengganti konsep toko kopi menjadi kedai tempat minum kopi di tempat, Starbucks bisa menjadi brand yang kuat dan menjadi bisnis yang menarik secara global. Schultz, yang salesman, terkesan dengan budaya ‘ngopi’ di Italia ketika ia pergi ke Verona dan menyeruput caffe latte pertamanya. Ia juga mengamati sesuatu yang lebih penting dibanding kopi sebagai komoditi.

Pada tahun awal kepemilikannya, 1987, Schultz mengembangkan Starbucks dengan membuka kedai pertamanya di luar Seattle di Waterfront Station, Vancouver, British Columbia, dan Chicago, Illinois.

Starbucks berkembang terus. Pada tahun 1992 perusahaan masuk ke bursa, dan setelah penawaran saham perdana, Starbucks melanjutkan pertumbuhan dengan kecepatan feenomenal yang tidak seorang pun pernah melihatnya di dunia perkopian sebelumnya.

Starbucks story began in 1971. Back then we were a roaster and retailer of whole bean and ground coffee, tea and spices with a single store in Seattle’s Pike Place Market. Today they are privileged to connect with millions of customers every day with exceptional products and more than 28,000 retail stores in 77 markets.

Photo by Brigitte Tohm on Unsplash.

Sejarah Starbucks menunjukkan bagaimana sebuah toko roasting kopi kecil menjelma menjadi sebuah perusahaan besar yang berskala global.

Persaingan tentu ada, bahkan kini semakin ketat di antara perusahaan-perusahaan kedai kopi besar, juga perusahaan-perusahaan kedai kopi yang baru dengan pertumbuhan yang cepat. Tapi, Starbucks memiliki strategi bisnis yang baik, dan masih menjadi perusahaan coffee shop yang terbaik di dunia pada saat ini.

Kunci sukses Starbucks, menurut Schultz, yang pernah datang ke Indonesia, adalah ada pada cinta dan kemanusiaan, yang tidak diajarkan dalam buku dan kelas bisnis manapun.  “Dalam menjalankan bisnis, ada rangkaian kesuksesan yang telah kami alami dan akan kami sampaikan kuncinya, adalah kepercayaan,” tambahnya.