Mengenal fungsi grinder

0
425

UNTUK mendapatkan secangkir kopi nikmat, prosesnya sangat panjang. Proses panjang ini melibatkan petani, pekerja perkebunan, pengolah biji kopi, tukang sangrai, tukang giling, sampai pengemas dan distributornya.

Rasa kopi terbaik diperoleh dari biji kopi unggulan yang ditanam di lahan yang tepat, perawatannya tepat, dipanen saat sudah berwarna merah, diolah dengan baik sehingga menjadi biji kopi berkualitas. Saat biji kopi sudah bersih dan kering, proses penyangraian ikut memperkaya rasa kopi. Langkah berikutnya adalah penggilingan, sehingga diperoleh bubuk kopi dengan ukuran sesuai kebutuhan.

Pengemasan bubuk kopi tidak kalah penting sebab akan mempengaruhi masa simpan dan berapa lama aroma dan rasa nikmat kopi akan bertahan.

Sebagai salah satu langkah penting, proses penggilingan (grinding) menggunakan alat khusus yang disebut grinder. Pada dasarnya grinder untuk kopi sama saja dengan grinder untuk biji-bijian yang lain. Hanya saja, jika ingin mendapatkan aroma kopi yang lebih maksimal, grinder kopi sebaiknya tidak digunakan untuk menggiling berbagai biji yang lain jika tidak terlalu diperlukan.

Memiliki grinder milik sendiri di rumah memungkinkan penggemar kopi menggiling biji kopi sangrai sesuai kebutuhannya. Misalnya ketika ingin membuat kopi Vietnam, bubuk kopi yang digunakan tidak perlu terlalu halus agar tidak terlewatkan pada lubang dripper. Grinder cukup disetel pada ukuran medium. Untuk membuat cold brew, sebaiknya justru digunakan bubuk kopi yang halus, dengan tujuan agar permukaan bubuk kopi yang berinteraksi dengan air semakin besar.

Saat ini telah beredar beraneka model grinder, dengan beraneka spesifikasi, ukuran, dan harga. Pemilihan grinder terbaik bergantung pada keperluan yang dimaksudkan. Jika hanya untuk keperluan rumah tangga sederhana, cukup beli grinder kelas menengah. Namun jika akan digunakan untuk kafe, sebaiknya beli grinder berkualitas bagus dengan berbagai ukuran bubuk yang bisa dihasilkan. Membeli grinder bagus untuk kafe adalah investasi tersendiri. Modal kafe bisa dihemat karena tidak perlu berkali-kali membeli grinder. Meskipun demikian, pilihan tetap kembali kepada individu masing-masing.

Grinder hanya digunakan untuk menghancurkan biji kopi sangrai yang relatif kering. Namun demikian, grinder tetap memerlukan perawatan.

Perawatan yang kurang mengakibatkan tabung grinder menjadi kehitaman sebagai efek adanya zat karbon pada biji kopi sangrai. Selain itu, bagian motor grinder bisa jadi terkena bubuk kopi, sehingga dapat mengakibatkan menurunnya fungsi grinder.

Untuk mencegah fungsi grinder berkurang, secara rutin lakukan pembersihan grinder. Tabung grinder yang kehitaman dapat dibersihkan dengan campuran cuka dan soda kue, namun secara mekanik dapat dilakukan dengan menggiling biji beras. Setelah digiling, beras akan tercampur dengan bubuk kopi sisa proses penggilingan kopi. Setelah penggilingan beras, kaca tabung dapat kembali bersih. Jika masih belum, ulangi langkah ini beberapa kali. Untuk membersihkan motor, gunakan kuas yang panjang dan kuat.