Andien “Metamorfosa” Showcase

0
98

PERPADUAN MUSIK DAN SENI DALAM SATU MALAM

Andien Aisyah menggelar konser mini bertajuk “Metamorfosa” Showcase, 12 Januari 2018. Andien menampilkan seluruh lagu dari album terbarunya dengan judul Metamorfosa. Menandai 17 tahun berkarya di industri musik Indonesia, album tersebut memberikan warna musik yang sangat dirindukan oleh para penggemarnya.

Dalam Showcase yang digelar di Ecology Bistro & Lounge Kemang, Jakarta, Andien berkolaborasi dengan Kelas Pagi yaitu komunitas fotografi yang diinisiasi oleh Anton Ismael untuk menampilkan visualisasi seni mengenai album tersebut.

Album Metamorfosa yang sudah diluncurkan Oktober 2017 lampau, malam tersebut ditampikan oleh Andien secara menyeluruh dan dikemas dengan perpaduan seni video hasil kolaborasi dengan Kelas Pagi. Video ini menampilkan perjalanan Andien selama 17 tahun berkarya, seiring dengan arti yang mendalam dari masing – masing lagu yang dibawakan. Melalui kolaborasi ini pun Andien dan Anton Ismael ingin berbagi rasa seni dan musik dalam satu wadah acara. Bersamaan dengan acara showcase ini, Andien pun meluncurkan 2 single-nya yang terbaru dengan judul “Metamorfosa” dan “Askara”.

Sekilas mengenai album Metamorfosa ini yang merupakan album indie ke-2 dari Andien. Album indie Andien yang pertama yaitu pada tahun 2000 dengan judul “Bisikan Hati”. Setelah 17 tahun berlalu, melalui album ini Andien dan tim managemennya bekerja keras dan tertantang untuk mengolah dan bereksplorasi dalam pembuatan sisi kreatif album ini. Dalam satu tahun akhirnya proses pembuatan album ini selesai sampai akhirnya dapat diluncurkan dan didistribusikan dalam bentuk CD dan digital Oktober 2017.

“Di album ini membawa saya kembali kepada warna musik di awal karier saya namun dengan proses pendewasaan saya sekarang dengan berbagai peran dalam hidup, menjadi istri dan ibu.”

“Saya sangat bersyukur sekali bahwa proses pembuatan album Metamorfosa ini telah selesai dan melalui acara showcase ini, saya berharap setiap lagu yang saya bawakan dapat dinikmati oleh pecinta musik Indonesia. Di album ini membawa saya kembali kepada warna musik di awal karier saya namun dengan proses pendewasaan saya sekarang dengan berbagai peran dalam hidup, menjadi istri dan ibu. Dan juga arti dari masing – masing lagu saya coba curahkan kepada team Kelas Pagi untuk dapat menampilkan kesenian yang bersinergi dengan karakter saya juga. Semoga dapat menjadi kemasan acara yang menarik ya!”, ujar Andien.

Dalam album Metamorfosa terdiri dari 11 lagu yang kental dengan nuansa jazz dan lebih soulful. Untuk single yang sudah diluncurkan yaitu Belahan Jantungku dan Indahnya Dunia. Selain penggemar Andien dapat menikmati lantunan suara indah Andien pada lagu Warna, Biru, Askara, Metamorfosa, Halo Sayangku, Pelita. Untuk album ini, Andien menggandeng beberapa musisi seperti Tohpati, Abenk Alter, Lale Ilman Nino bahka Tulus juga turut serta memberikan warna pada album ini.

Acara Metamorfosa Showcase ini dibuka oleh Teddy Adhitya, seorang solois pendatang baru di industri musik Indonesia. Lalu untuk rangkaian lagu – lagu Andien yang ditampilkan ditata oleh produser dan music director dari album ini yaitu Nikita Dompas.