Solusi Hindari Osteoporosis, Bagi yang Tidak Suka Susu

0
84

Penyakit osteoporosis merupakan kondisi yang terjadi saat tulang kehilangan masa, singkatnya orang mengenal dengan istilah tulang keropos. Osteoporosis banyak menimpa kaum wanita, terutama saat menjelang masa menopause. Salah satu penyebab utamanya adalah perubahan hormon dalam tubuh. Tahukah Anda bila kondisi tulang keropos ini juga bisa terjadi lebih cepat? Untuk itu, kita perlu mengenal cara-cara untuk hindari osteoporosis.

Nutrisi yang baik untuk kepadatan tulang tentu menjadi solusi. Susu selama ini dikenal sebagai pelengkap makanan yang mengandung kalsium. Zat tersebut sangat diperlukan oleh tubuh kita untuk menguatkan tulang. Tetapi, tidak sedikit juga orang yang enggan minum susu karena rasanya yang khas menimbulkan perasaan mual atau bahkan memicu sakit perut. Lalu bagaimana orang yang tidak suka minum susu dapat mencukupi asupan kalsium guna hindari osteoporosis?

Salah satu penyebab utamanya adalah perubahan hormon dalam tubuh.

Sumber Kalsium Alternatif

Bila Anda termasuk wanita yang tidak tahan mengonsumsi susu juga produk-produk olahannya, kalsium bisa didapat dari makanan lain seperti ikan sarden, tuna, salmon, dan kacang-kacangan. Selain mengandung kalsium, kacang-kacangan juga mengandung potassium yang bisa mencegah hilangnya kalsium saat pembuangan urine.

Konsumsi Sayuran Hijau

Sayuran hijau tidak saja mengandung kalsium. Makanan segar ini juga kaya akan kandungan vitamin K yang dapat menambah kepadatan tulang. Dengan kombinasi mpola makan sehat dan tepat, sayuran hijau dapat membantu menurunkan risiko patah tulang untuk wanita yang sudah dalam masa menopause.

Gaya Hidup Sehat

Membiasak diri hidup sehat tak kalah pentingnya dengan asupan nutrisi. Untuk hindari osteoporosis, ada beberapa hal sederhana yang bisa Anda terapkan dalam keseharian. Bangunlah lebih pagi agar bisa menikmati paparan sinar matahari yang mengandung vitamin D. berhenti merokok dan hindari alcohol.

Zat dalam rokok bisa merusak sel pembuat tulang hingga meningkatkan risiko patah tulang. Sama dengan merokok, alkohol juga merusak sel pembuat tulang dalam tubuh. Selain itu, akohol bersifat menghambat penyerapan kalsium dan pembentukan vitamin D, kopi, minuman bersoda, dan garam berlebih juga sebaiknya dihindari.

Sama dengan merokok, alkohol juga merusak sel pembuat tulang dalam tubuh.

Ketahui dengan baik kandungan dari jenis kopi yang biasa Anda minum. Kopi yang berkafein tinggi mengurangi kepadatan tulang hingga meningkatkan risiko patah tulang. Asam fosforat dalam minuman soda bersifat mengikat kalsium sehingga tidak bisa diserap tulang. Sementara itu, sodium dalam garam memicu hilangnya kalsium terjadi lebih cepat. Bijaklah daam menggunakan garam pada menu sehari-hari. Jangan melampaui batas normal harian yang direkomendasikan. Ini juga berarti Anda harus menghidari makanan olahan atau kemasan karena mengandung pengawet yang tinggi sodium. Terakhir, berlatih fisik secara teratur. Olahraga seperti berenang, yoga, dan lari dapat menguatkan otot dan melatih keseimbangan sehingga mengurangi risiko jatuh.